Sukabumi Kota | Matanusa.net – Bunda PAUD Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, bersama Kia Florita menegaskan dukungan penuh terhadap penerapan kebijakan wajib belajar 1 tahun prasekolah. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia dini di Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat keduanya menghadiri kegiatan Advokasi Arah dan Kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah yang digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (26/8/2025), di Kampus Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Ranty menekankan bahwa pendidikan usia dini adalah pondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, usia 0–6 tahun merupakan masa emas perkembangan anak yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.
“Pendidikan prasekolah bukan sekadar persiapan masuk SD, melainkan wadah membentuk karakter, memberikan pengalaman belajar menyenangkan, serta membangun kemandirian sejak dini,” ujar Ranty.
Senada, Kia Florita menyoroti tantangan era digital yang membuat anak rentan terpapar gawai tanpa pendampingan. Pendidikan prasekolah, kata Kia, menjadi solusi untuk membekali anak dengan pembelajaran aktif, nutrisi tepat, serta pembinaan karakter sejak dini.
“Kami berharap Kota Sukabumi dapat menerapkan kebijakan wajib belajar prasekolah ini secara menyeluruh agar setiap anak memiliki akses pendidikan yang layak, sehat, dan membahagiakan,” pungkas Ranty dan Kia.
Kegiatan advokasi tersebut menjadi momentum strategis bagi para Bunda PAUD untuk memperkuat pemahaman dan komitmen dalam mengawal kebijakan wajib belajar. Selain itu, forum ini juga menyusun rencana aksi serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperluas akses PAUD berkualitas.
Dengan dukungan kebijakan wajib belajar prasekolah, Jawa Barat—termasuk Kota Sukabumi—diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini secara signifikan serta melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.





