Sukabumi Kota | Matanusa.net – Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, menerima kunjungan Finalis Puteri Indonesia Perwakilan Jawa Barat 1 Tahun 2026, Graciela Mamesah, di Gedung Dekranasda Kota Sukabumi, pada Selasa (3/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam mempromosikan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif Kota Sukabumi, khususnya sektor batik dan fashion berkelanjutan.
Dalam kunjungannya, Graciela berkesempatan melihat langsung proses produksi Batik Lokatmala yang menjadi salah satu kebanggaan Kota Sukabumi. Ia bahkan turut mencoba membatik motif Edelweiss, salah satu dari puluhan motif khas yang dimiliki batik Sukabumi.
“Senang sekali bisa melihat langsung proses produksinya. Tadi saya juga sempat mencoba membuat batik motif Edelweiss. Sukabumi memang dikenal dengan batik Masagi, tapi ternyata motifnya ada sekitar 40-an. Potensinya luar biasa besar,” ujar Graciela.
Menurutnya, Kota Sukabumi memiliki peluang besar untuk semakin dikenal, tidak hanya melalui sektor kerajinan, tetapi juga pariwisata. Namun demikian, ia menilai potensi tersebut masih perlu diperkuat dari sisi promosi dan eksposur agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Graciela juga menyoroti konsep fashion berkelanjutan (sustainable fashion) yang mulai diterapkan, di mana produk tidak hanya berhenti pada aspek estetika dan penggunaan, tetapi juga memperhatikan proses produksi, daur ulang, hingga pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.
“Ini bisa menjadi contoh bagaimana kita mengelola fashion secara responsible, tidak hanya pakai lalu buang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran penting sebagai jembatan antara produsen dan konsumen dalam mempromosikan serta memperluas akses pasar produk kerajinan lokal.
“Kunjungan ini tentu menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produknya. Kami berharap potensi kerajinan Kota Sukabumi semakin dikenal luas, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” ungkap Ranty.
Ia optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, serta dukungan figur publik seperti finalis Puteri Indonesia, produk lokal Sukabumi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, Dekranasda Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong perajin agar naik kelas, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan industri kreatif di era modern.





