Pemkot Sukabumi dan Universitas Nusa Putra Perkuat SDM Lewat MoU Beasiswa Sukabumi Bercahaya 2026/2027

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kota Sukabumi resmi menjalin sinergi strategis dengan Universitas Nusa Putra (NSP) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan program Beasiswa Sukabumi Bercahaya Tahun Akademik 2026/2027.

Penandatanganan MoU berlangsung khidmat di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, pada Senin (2/3/2026), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Rektor NSP Prof. Kurniawan, Sekretaris Daerah, para asisten daerah, serta kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Prof. Kurniawan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dirintis sejak 2021. Namun pada tahun akademik 2026/2027, cakupan dan kualitas program ditingkatkan secara signifikan.

“Program Beasiswa Sukabumi Bercahaya adalah bentuk komitmen bersama untuk membangun generasi unggul. Ini selaras dengan visi kami menghadirkan pendidikan multitalenta dan membuka akses seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Ayep Zaki menegaskan bahwa sektor pendidikan dan penanggulangan pengangguran menjadi prioritas utama pembangunan Kota Sukabumi. Tahun ini, Pemkot tidak hanya bekerja sama dengan NSP, tetapi juga merangkul sejumlah perguruan tinggi lain guna memperluas akses beasiswa.

Enam perguruan tinggi yang terlibat yakni Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, STAI Syamsul ‘Ulum, STIE PASIM, Universitas Linggabuana, serta Politeknik Sukabumi.

Menurutnya, kolaborasi lintas perguruan tinggi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia kerja. Bahkan, Wali Kota mendorong NSP menghadirkan layanan Migran Care dengan menggandeng Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), agar lulusan memiliki kompetensi bahasa, integritas, dan jalur profesional yang jelas, baik di dalam maupun luar negeri.

Tak hanya itu, Pemkot juga tengah mengembangkan skema pendanaan berkelanjutan melalui program wakaf pendidikan. Saat ini, program tersebut telah mampu membiayai enam siswa sekolah dasar setiap bulannya. Ke depan, skema wakaf dan Qordul Hasan akan difokuskan untuk mendukung peningkatan ekonomi dan akses pendidikan masyarakat.

“Apabila pembangunan didorong oleh kolaborasi perguruan tinggi, investasi, dan optimalisasi APBD, saya optimistis dalam 10 tahun ke depan Sukabumi akan menjadi kota yang benar-benar bercahaya,” pungkasnya.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret Pemkot Sukabumi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Pos terkait