Sukabumi Kota, Matanusa.net – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan pengarahan kepada pimpinan dan jajaran bank bjb dalam pertemuan yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang, pada Selasa (4/3). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Barat, termasuk Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan arahan strategis mengenai peran bank bjb dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Selain itu, Direktur Keuangan bank bjb turut memaparkan capaian kerja sepanjang tahun 2024 yang menunjukkan kontribusi positif bank bjb bagi perekonomian Jawa Barat.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang hadir langsung dalam forum tersebut, menilai bahwa pengarahan ini menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk memahami sinergi antara pemerintah daerah dan bank bjb dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Acara hari ini di Karawang merupakan forum penting, di mana seluruh kepala daerah Jawa Barat berkumpul untuk menerima arahan dari Gubernur Dedi Mulyadi. Selain itu, kami juga mendapatkan laporan capaian kinerja bank bjb selama tahun 2024,” ujar H. Ayep Zaki.
Setelah sesi pengarahan, agenda dilanjutkan dengan peletakan batu pertama proyek perumahan bersubsidi bagi anggota Polri. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.
Terkait proyek perumahan bersubsidi, Wali Kota Sukabumi menyambut baik kebijakan tersebut dan menilai program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ia pun menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program serupa di Kota Sukabumi.
“Saya akan segera mengundang para pengembang di Sukabumi untuk mewujudkan program perumahan bersubsidi. Apalagi dengan adanya insentif PBG 0, ini menjadi peluang besar agar masyarakat dapat memiliki rumah yang layak dengan harga terjangkau,” tegas H. Ayep Zaki.
Program perumahan bersubsidi ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi masyarakat yang kesulitan mengakses hunian layak, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan di Indonesia.





