Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) periode 2026-2030.
Pembentukan Pokja BSAN tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Sukabumi, pada Jumat (29/5/2026), sebagai langkah cepat menindaklanjuti amanat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 terkait penyelenggaraan budaya sekolah aman dan nyaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menegaskan bahwa terciptanya lingkungan sekolah yang positif membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, Dinas Pendidikan berinisiatif memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencegah terjadinya perundungan (bullying), kekerasan, maupun intoleransi di lingkungan pendidikan.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Maka dari itu, Pokja BSAN tidak hanya melibatkan unsur pendidikan, tetapi juga berbagai pihak seperti Kepolisian, Kementerian Agama, perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, perwakilan orang tua siswa, hingga media,” ujar Deden Sumpena.
Ia menjelaskan, pembentukan Pokja BSAN menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi mampu menghadirkan suasana belajar yang aman secara fisik, nyaman secara psikologis, serta mendukung perkembangan karakter peserta didik,” terangnya.
Sebagai koordinator dalam Pokja BSAN, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga akan berperan aktif dalam menyusun program, melakukan pengawasan, hingga memastikan implementasi budaya sekolah aman dan nyaman berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, Dinas Pendidikan terus mendorong penguatan pendidikan karakter dan nilai toleransi di sekolah sebagai fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan berbudaya,” pungkasnya.
Melalui pembentukan Pokja BSAN ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi optimistis dapat memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah sekaligus menciptakan iklim pendidikan yang lebih positif demi mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.





