Sukabumi Bidik Investasi Panas Bumi Berkelanjutan di IIGCE 2026

Sukabumi | Matanusa.net — Potensi energi panas bumi Kabupaten Sukabumi kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, SH., MM., menghadiri pembukaan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia. IIGCE 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga investor untuk membahas peluang dan arah pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kehadiran dalam ajang tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjajaki peluang investasi di sektor energi terbarukan.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi panas bumi yang besar dan perlu dikembangkan secara optimal dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

Kabupaten Sukabumi memiliki potensi panas bumi yang besar. Keikutsertaan kami di IIGCE 2026 ini adalah langkah untuk menjajaki kerja sama dan menarik investasi yang bertanggung jawab, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Sukabumi,” ujarnya.

Di sela kegiatan, Bupati bersama Sekda Kabupaten Sukabumi juga meninjau sejumlah stan pameran yang menampilkan berbagai teknologi dan inovasi terbaru di bidang geothermal. Pameran tersebut diikuti perusahaan energi nasional maupun internasional.

Melalui IIGCE 2026, Pemkab Sukabumi berupaya membuka komunikasi lebih luas dengan para pelaku industri dan calon investor. Potensi panas bumi yang dimiliki Sukabumi diharapkan dapat menjadi salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pengembangan energi bersih.

Pemkab Sukabumi berharap berbagai komunikasi yang terbangun dalam forum tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret. Pengembangan potensi geothermal pun diharapkan berjalan secara optimal, berkelanjutan, serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kita ingin potensi yang ada di Sukabumi dapat memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara terukur, berkelanjutan, dan tetap memperhatikan lingkungan,” pungkasnya.

Pos terkait