Sukabumi | Matanusa.net – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) melaksanakan pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 di Kabupaten Sukabumi. Pemeriksaan yang melibatkan tujuh auditor ini berlangsung sejak 13 Februari hingga 14 Maret 2026 dan diawali dengan Entry Meeting di Pendopo Sukabumi, pada Senin (2/3/2026).
Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menyampaikan bahwa pemeriksaan interim merupakan tahapan awal sebelum pemeriksaan lebih mendalam dilakukan. Tahapan ini difokuskan pada penelaahan dokumen serta identifikasi hal-hal yang perlu dilengkapi guna meningkatkan kualitas laporan keuangan.
“Ini merupakan amanah untuk pemeriksaan keuangan rutin setiap tahun. Tim sudah hadir di sini sejak 13 Februari lalu,” ujarnya.
Menanggapi pelaksanaan pemeriksaan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses audit dan menjadikan setiap rekomendasi sebagai bahan evaluasi internal.
Agus Sanusi, S.K.M., M.Si, menyampaikan bahwa DP3A siap memenuhi seluruh kebutuhan data dan dokumen yang diperlukan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Hal tersebut sebagai wujud tanggung jawab dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Kami menjadikan setiap catatan dan rekomendasi dari BPK sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengendalian internal serta meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di lingkungan DP3A,” tegasnya.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang tertib sangat penting untuk memastikan seluruh program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak berjalan optimal serta tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Dengan adanya pemeriksaan interim ini, DP3A Kabupaten Sukabumi optimistis dapat terus meningkatkan kualitas laporan keuangan dan memperkuat integritas dalam pelaksanaan program, sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab.





