Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi turut mendukung suksesnya pelaksanaan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Laut Lestari Nelayan Berseri” tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi budaya masyarakat pesisir sekaligus memperkuat identitas budaya daerah yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Drs. Yudi Mulyadi, M.Si., mengatakan Syukuran Nelayan Ujunggenteng merupakan salah satu tradisi budaya yang memiliki nilai historis, sosial, dan spiritual yang tinggi. Oleh karena itu, keberadaannya perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.
Menurut Yudi, tradisi yang telah berlangsung selama enam dekade tersebut menjadi bukti kuat bahwa masyarakat pesisir Kabupaten Sukabumi memiliki komitmen dalam menjaga warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.
“Syukuran Nelayan bukan hanya perayaan rasa syukur atas hasil laut, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir serta mempererat kebersamaan antarwarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Disbudpora Kabupaten Sukabumi terus mendorong berbagai upaya pelestarian budaya daerah, termasuk tradisi-tradisi masyarakat pesisir yang memiliki nilai kearifan lokal dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Sukabumi.
Selain menjadi media pelestarian budaya, kegiatan Syukuran Nelayan juga dinilai mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya. Berbagai atraksi seni tradisional yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ujunggenteng.
“Pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata. Ketika budaya tetap terjaga, maka manfaat ekonomi bagi masyarakat juga dapat dirasakan melalui meningkatnya kunjungan wisatawan,” pungkasnya.
Rangkaian Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan sosial, di antaranya prosesi adat larung saji, pagelaran wayang golek, pertunjukan seni tradisional, pameran UMKM, tabligh akbar, santunan sosial, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Disbudpora Kabupaten Sukabumi berharap tradisi Syukuran Nelayan Ujunggenteng dapat terus berkembang sebagai agenda budaya unggulan daerah yang mampu memperkuat jati diri masyarakat pesisir sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Sukabumi.





