Bogor Kota | Matanusa.net – Upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Salah satunya melalui program revitalisasi bangunan SDN Muarasari 1, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan.
Berdasarkan papan informasi pekerjaan di lokasi, program tersebut masuk dalam kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Bogor. Revitalisasi ini menjadi kabar baik bagi keluarga besar SDN Muarasari 1 karena diharapkan dapat menghadirkan fasilitas sekolah yang lebih layak dan nyaman.
Kepala SDN Muarasari 1, Setiawati, R., S.Pd.SD, menyambut baik adanya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, pembenahan fasilitas sekolah sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman bagi siswa dan guru.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap kondisi sarana dan prasarana sekolah semakin baik sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan tenang,” ujarnya, pada Sabtu (8/8/2026).
Dalam papan proyek disebutkan, pekerjaan revitalisasi dilaksanakan oleh CV Amar Jaya berdasarkan SPK Nomor 006/SP-SARPRAS/RVT.MSR1/VI/2026.
SPK tersebut tercatat bertanggal 17 Juni 2026, sedangkan pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 19 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Desember 2026, dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.
Pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2026, dengan nilai pagu sebesar Rp2.846.770.354.
Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas pendidikan di SDN Muarasari 1.
Sekolah yang beralamat di Kampung Anyar RT 01/RW 06, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, tersebut diharapkan memiliki fasilitas yang semakin representatif setelah seluruh pekerjaan revitalisasi rampung.
Bagi para siswa, hadirnya fasilitas yang lebih baik tentu menjadi penyemangat tersendiri. Sementara bagi guru, lingkungan sekolah yang nyaman dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran secara lebih optimal.
“Yang paling utama tentu kami berharap proses pekerjaannya berjalan lancar, kualitasnya baik, dan nantinya hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siswa serta seluruh warga sekolah,” pungkasnya.





