Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ajak Warga Jauhi Makanan Instan dan Minuman Kemasan

Foto: Dokpim.

Sukabumi Kota | Matanusa.net – Kunjungan Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, ke Posyandu Saluyu 10 di Kelurahan Kebonjati, pada Jumat (5/9/2025) menjadi ajang interaksi hangat antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Kia menekankan pentingnya pemberian makanan sehat bagi anak-anak tanpa terlalu membatasi jenis asupan. Menurutnya, variasi gizi sangat diperlukan agar anak dapat tumbuh sehat dan tidak mudah sakit.

“Anak-anak tetap boleh makan beragam, yang penting sehat dan bergizi,” ujar Kia saat berdialog dengan warga.

Ia juga aktif berinteraksi dengan anak-anak dan para ibu. Salah satu momen yang menarik adalah ketika Kia membantu proses pengukuran tinggi badan anak dan menjelaskan bahwa tinggi badan anak di atas angka 97 masih tergolong normal.

Tak hanya itu, Kia memberikan perhatian khusus pada kebiasaan konsumsi anak. Ia mengingatkan para orang tua agar menjauhi anak-anak dari minuman kemasan, serta mendukung program kantin sehat di sekolah.

“Masih ada sekolah yang menjual makanan instan. Saya berharap kantin sekolah bisa menyediakan makanan bergizi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Kia juga menyoroti pentingnya pendidikan usia dini (PAUD) dan menyarankan konsumsi dua butir telur per hari sebagai sumber protein yang baik bagi perkembangan otot dan otak anak.

Kegiatan juga dimanfaatkan Kia untuk memberikan edukasi terkait penggunaan alat kontrasepsi (KB) serta manfaat pemberian ASI eksklusif dalam mencegah stunting.

“Meski anak tidak mendapat ASI bisa tetap tumbuh kuat, tapi ASI eksklusif tetap sangat penting untuk perkembangan optimal,” ungkapnya.

Kia juga turut serta dalam pemeriksaan kesehatan warga, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pengecekan tensi darah. Kehadirannya semakin mencair saat ia menyapa anak-anak kembar dan berdialog dengan para kader posyandu.

Ia pun menekankan pentingnya bekerja dengan keikhlasan, khususnya dalam kegiatan sosial bersama masyarakat, seperti menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi tantangan era digital, Kia mengingatkan peran penting orang tua dalam mendampingi anak-anak menghadapi pengaruh gadget dan media sosial.

Sebagai bagian dari upaya membangun karakter anak sejak dini, Kia bahkan merencanakan program shalat Subuh berjamaah di berbagai wilayah.

Kunjungan tersebut juga menjadi ajang dukungan Kia terhadap pelaku UMKM lokal. Ia membeli kue dari pedagang setempat dan menerima produk makanan dari warga Kebonjati.

Menutup kunjungannya, Kia menyampaikan rasa syukur atas hasil pemeriksaan yang menunjukkan bahwa anak-anak di Kelurahan Kebonjati berada dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan kasus stunting.

“Kita akan terus berupaya mencegah stunting secara menyeluruh di Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Pos terkait