Kolaborasi Disperkim dan CV Agung Jaya Abadi Hadirkan Taman Bappeda yang Lebih Nyaman dan Estetis

Ini adalah salah satu spot dalam pekerjaan Penataan Taman Bappeda yang dilaksanakan di Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman melalui berbagai program pembangunan. Salah satu yang kini berjalan adalah proyek Penataan Taman Bappeda di Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang secara resmi dimulai oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang terbuka publik yang lebih tertata, estetis, dan ramah masyarakat, terutama di wilayah Bantargadung yang menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan tingkat kecamatan.

SPK pekerjaan dengan kode EP139, ditandatangani pada 11 November 2025, menetapkan durasi penyelesaian 45 hari kalender dengan total Nilai Kontrak Rp47.947.000,00. Sumber anggaran berasal dari APBD Pemerintah Kabupaten Sukabumi TA 2025.

Untuk pelaksanaan di lapangan, Disperkim mempercayakan pekerjaan kepada kontraktor berpengalaman, CV. Agung Jaya Abadi, yang dipimpin oleh Direktur Ijal Supriatna, dikenal sebagai penyedia jasa konstruksi yang mengedepankan kualitas dan ketepatan waktu.

Disperkim Kabupaten Sukabumi memastikan kualitas konstruksi berjalan sesuai standar teknis. Anggaran dari APBD Pemda Kabupaten Sukabumi 2025 digunakan secara optimal untuk menciptakan ruang hijau yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tujuan Pembangunan: Hadirkan Ruang Publik Lebih Nyaman

Penataan Taman Bappeda bukan sekadar proyek rutin, namun diarahkan untuk:

  • Memperindah ruang publik setempat
  • Mendukung aktivitas masyarakat dan kegiatan pemerintahan
  • Menghadirkan area hijau yang lebih tertata
  • Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna ruang publik

Disperkim ingin memastikan taman ini dapat menjadi tempat yang memberi manfaat sosial, estetika, dan lingkungan bagi warga sekitar.

Disperkim Turun Langsung Kawal Pekerjaan

Sejak hari pertama pelaksanaan, Disperkim Kabupaten Sukabumi menerapkan sistem pengawasan intensif, pada Senin (17/11/2025). Pengawas Lapangan Disperkim, Moh. Budi Sulaeman, mengunjungi lokasi untuk mengecek tahapan pekerjaan awal, mulai dari persiapan area kerja, mobilisasi alat, hingga teknis pemasangan material.

Budi menegaskan bahwa seluruh pekerjaan harus berjalan sesuai dokumen teknis dan SPK.

“Kami memastikan tidak ada satu pun bagian dari pekerjaan yang keluar dari spesifikasi. Semua harus sesuai standar agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya di lokasi.

Pihak kontraktor, melalui pelaksana lapangan Lucky F. Asari, menyatakan kesiapannya menjalankan pekerjaan secara profesional. Lucky juga aktif berkoordinasi dengan pengawas lapangan Disperkim dalam setiap progres harian.

Kepala Disperkim Tekankan K3 dan Standar Zero Accident

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., memberikan instruksi tegas bahwa pelaksanaan proyek tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan dan perlindungan pekerja.

“Penerapan K3, perlindungan pekerja, dan kualitas konstruksi menjadi perhatian utama kami. Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa seluruh perusahaan yang bekerja di bawah Disperkim, termasuk CV Agung Jaya Abadi, wajib memenuhi standar zero accident, mulai dari penggunaan APD, identifikasi potensi bahaya, hingga pencatatan keselamatan harian.

Selain itu, seluruh tenaga kerja diwajibkan terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan perlindungan penuh selama proses pembangunan.

Kolaborasi Disperkim dan CV Agung Jaya Abadi Demi Hasil Optimal

Kolaborasi dengan CV Agung Jaya Abadi mendapat perhatian khusus dari Disperkim karena proyek-proyek sebelumnya yang dikerjakan perusahaan tersebut dinilai rapi dan sesuai standar. Direktur perusahaan, Ijal Supriatna, turut menginstruksikan kepada timnya agar menjaga integritas pekerjaan dan komunikasi yang baik dengan pihak pemerintah.

“Kami berkomitmen memberikan hasil terbaik. Kepercayaan dari Disperkim adalah amanah yang harus kami jaga,” ucap Lucky F. Asari mewakili pihak CV.

Tahapan pekerjaan saat ini sudah memasuki proses penataan dasar, yang mencakup:

  • Pembersihan area taman
  • Pengaturan kontur tanah
  • Penempatan material konstruksi
  • Persiapan untuk pemasangan elemen taman

Jika seluruh tahap berjalan lancar, proyek diproyeksikan selesai tepat waktu, bahkan berpotensi lebih cepat bila kondisi cuaca mendukung.

Harapan untuk Masyarakat Bantargadung

Dengan terlaksananya penataan taman ini, masyarakat Desa Bantargadung diharapkan dapat menikmati area terbuka yang lebih nyaman, aman, dan multifungsi. Selain sebagai ruang interaksi sosial, taman ini juga dapat mendukung kegiatan pemerintahan serta menjadi titik estetik baru di wilayah tersebut.

Disperkim menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal pekerjaan hingga selesai untuk memastikan manfaat yang diterima masyarakat benar-benar maksimal.

Pos terkait