Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah. Melalui langkah strategis, DKP melakukan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia akademik dalam bidang pangan dan kesehatan masyarakat.
Penjajakan ini mencakup berbagai bidang penting seperti penelitian intervensi beras nutrizinc bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan anak usia bawah dua tahun (baduta), penanganan food loss and waste, kajian keamanan pangan, serta pengembangan pangan lokal hanjeli atau jali-jali.
Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, Dr. Gatot Sugiharto, MARS., M.Kom., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata keseriusan DKP dalam mengembangkan program berbasis riset dan inovasi.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi DKP untuk memperluas penerapan ilmu pengetahuan di bidang pangan. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan,” ungkapnya, pada Selasa (4/11/2025).
Dr. Gatot yang hadir bersama Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, serta pegiat pangan lokal Abah Asep Hanjeli, menjelaskan bahwa DKP berperan aktif sebagai motor penggerak dalam setiap program kolaboratif, mulai dari tahap perencanaan, implementasi hingga monitoring hasil riset.
Menurutnya, penelitian terkait beras nutrizinc akan membantu memperkuat upaya penurunan angka kekurangan gizi di Kabupaten Sukabumi, sementara pengelolaan food loss and waste diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok dan mengurangi pemborosan pangan,” pungkasnya.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam rangka peningkatan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang mengusung semangat Tridarma Perguruan Tinggi, DKP Kabupaten Sukabumi menegaskan tekadnya untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pangan sehat, aman, dan bergizi seimbang.





