Disperkim Sukabumi Bangun Jembatan Leuwi Reuming, Akses Warga Kembali Lancar

Foto: Disperkim Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan permukiman masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Instalasi Gawat Darurat (IGD) UPTD Puskesmas Kalibunder dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming di Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, pada Senin (26/1/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Apriadi, S.STP., M.Si., beserta jajaran perangkat daerah terkait.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Apriadi, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Leuwi Reuming merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas kawasan permukiman sekaligus memulihkan akses vital masyarakat pascabencana.

“Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai penunjang utama aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan dasar masyarakat di kawasan permukiman,” ujar Apriadi.

Ia menjelaskan, jembatan gantung dengan panjang sekitar 70 meter tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sukabumi dan diselesaikan dalam waktu 120 hari kerja. Pembangunan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta keberlanjutan lingkungan permukiman sekitar.

“Disperkim memastikan setiap pembangunan infrastruktur permukiman memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi peran Disperkim dalam menghadirkan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

“Saya berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga infrastruktur ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” ucap Bupati.

Menurut Bupati, keberadaan Jembatan Gantung Leuwi Reuming memberikan dampak besar terhadap mobilitas warga. Akses yang sebelumnya memerlukan jarak tempuh hingga puluhan kilometer, kini dapat dilalui hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Camat Kalibunder, Sri Resmiati, menyampaikan bahwa jembatan tersebut sebelumnya dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada tahun 2020, namun mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada Desember 2024.

“Atas nama Forkopimcam dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukabumi dan Disperkim yang telah membangun kembali jembatan ini pascabencana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat, Latif Soleh. Ia menilai pembangunan kembali jembatan tersebut sangat membantu aktivitas warga, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.

“Sekarang akses lebih dekat dan aktivitas ekonomi kembali lancar. Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui peran aktif Disperkim, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya mewujudkan kawasan permukiman yang layak, terhubung, dan berdaya saing demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait