Sukabumi | Matanusa.net – Semarak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga oleh para pelaku sektor perikanan. Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi memanfaatkan momentum bersejarah ini untuk meneguhkan komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih baik, sekaligus membangun semangat baru bagi nelayan, pembudidaya, hingga masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Drs. Nunung Nurhayati, menyampaikan dalam sela pembukaan acara HJKS, pada Kamis (25/9/2025) bahwa sektor perikanan adalah salah satu pilar penting yang mampu menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menopang perekonomian nasional.
“Perikanan bukan sekadar soal hasil tangkapan atau budidaya ikan. Di dalamnya ada kehidupan para nelayan, ada harapan keluarga mereka, dan ada amanah besar untuk menjaga laut serta sungai agar tetap lestari. Itulah semangat yang kami bawa dalam menyambut HJKS ke-155 ini,” ungkapnya penuh semangat.
Pilar Penguatan Ekspor Perikanan
Menurut Kadis, ekspor perikanan menjadi salah satu fokus yang tengah digencarkan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. Beberapa langkah strategis yang terus dikembangkan meliputi:
- Peningkatan Kualitas Produk – memastikan setiap hasil perikanan memenuhi standar internasional sehingga mampu bersaing di pasar global.
- Penguatan Rantai Dingin – menjaga kesegaran ikan dari laut hingga ke konsumen, sehingga nilai jual tetap tinggi.
- Penciptaan Usaha dan Lapangan Kerja – membuka ruang usaha baru bagi masyarakat, terutama generasi muda pesisir.
- Budidaya Perikanan Berkelanjutan – membangun pola produksi ramah lingkungan agar laut tetap memberi kehidupan bagi generasi berikutnya.
- Pengawasan Wilayah Pesisir – mencegah praktik ilegal fishing yang merugikan nelayan sekaligus merusak ekosistem.
- Pembersihan Sampah Plastik Laut – gerakan kolektif untuk mengurangi polusi laut, menjaga kebersihan pantai, dan memperbaiki kualitas ekosistem.
- Peningkatan Daya Beli Nelayan – melalui program-program yang berpihak pada kesejahteraan, sehingga nelayan merasakan manfaat langsung dari hasil kerja keras mereka.
Harapan Nelayan di Pesisir
Di sela rangkaian acara HJKS, beberapa nelayan yang hadir pun menyambut baik langkah Dinas Perikanan tersebut. Pak Rohmat, seorang nelayan asal Palabuhanratu, mengungkapkan harapannya.
“Kalau hasil tangkapan dijaga kualitasnya, harga bisa lebih baik. Kami senang kalau pemerintah terus bantu kami dengan fasilitas rantai dingin dan program kesejahteraan,” ujarnya sambil tersenyum.
Cerita seperti ini menjadi potret nyata bahwa pembangunan sektor perikanan bukan hanya angka statistik, melainkan juga menyangkut kehidupan nyata masyarakat.
Momentum HJKS: Dari Sukabumi untuk Indonesia
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi meyakini bahwa semangat HJKS ke-155 adalah momentum untuk melangkah lebih maju. Dengan kolaborasi antara pemerintah, nelayan, pembudidaya, dan masyarakat luas, sektor perikanan dapat menjadi kebanggaan Sukabumi sekaligus memberi kontribusi besar bagi Indonesia.
“Ke depan, kami ingin menjadikan sektor perikanan sebagai motor penggerak ekonomi yang tetap berakar pada kelestarian lingkungan. Semoga dengan semangat HJKS, kita bisa bergandengan tangan mewujudkan Sukabumi yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” tutup Kadis Perikanan.





