Sukabumi | Matanusa.net – Inovasi dari tingkat desa kembali menjadi inspirasi dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi. Hal ini tampak dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi tahun 2025 yang digelar Selasa (29/7/2025) di Hotel Augusta, Kecamatan Cicantayan, di mana Kepala Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Agus Setia Gunawan mendapat perhatian atas langkah konkret yang dilakukannya.
Dalam sesi testimoni, Agus menyampaikan bahwa sejak tahun 2021, pihaknya telah menjadikan isu gizi buruk dan stunting sebagai prioritas utama pembangunan desa. Sebagai bentuk keseriusan, Desa Purwasari membangun sebuah fasilitas khusus bernama “Stunting Centre”.
“Gedung ini kami dirikan khusus untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Diisi oleh para kader Posyandu yang terjun langsung ke masyarakat, berdiskusi, mencari solusi, dan memberikan edukasi gizi,” ungkap Agus dalam forum Rakor TPPS.
Menurutnya, Stunting Centre bukan sekadar bangunan, melainkan pusat gerakan masyarakat yang peduli pada tumbuh kembang anak. Ia menegaskan bahwa program ini lahir dari kesadaran kolektif desa, bukan hanya perintah dari atas.
“Kami melihat sendiri dampaknya. Kesadaran masyarakat meningkat, pola asuh membaik, dan angka kasus gizi buruk mulai menurun. Semua ini karena gotong royong warga, kader, dan dukungan lintas sektor,” pungkasnya.
Rakor TPPS yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi ini diikuti 150 peserta dari berbagai OPD, camat, dan kepala desa, baik secara luring maupun daring. Fokus utama rapat adalah evaluasi kinerja TPPS dan penetapan strategi percepatan penurunan stunting menuju target 14% pada tahun 2025.
Testimoni Kades Purwasari dinilai menjadi contoh konkret bahwa inovasi di tingkat desa bisa menjadi kunci keberhasilan program nasional. Dukungan dari pemerintah daerah pun diharapkan terus mengalir agar upaya-upaya seperti yang dilakukan Desa Purwasari dapat direplikasi di wilayah lainnya.
Dengan semangat desa membangun dari bawah, Kabupaten Sukabumi semakin optimistis mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.





