Bunda GenRe Kota Sukabumi Dukung Penuh Peran Remaja sebagai Agen Perubahan

Foto: Dokpim.

Sukabumi Kota | Matanusa.net – Komitmen untuk menciptakan generasi muda yang berdaya dan terencana kembali ditegaskan oleh Bunda GenRe Kota Sukabumi, Hj. Ranty Racmatilah, saat menerima audiensi dari para Duta GenRe Kota Sukabumi di Rumah Dinas Wali Kota, pada Kamis (5/6/2025).

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara para Duta GenRe dan pemangku kebijakan, membahas berbagai isu strategis terkait peran remaja dalam pembangunan. Fokus utama adalah penguatan Forum GenRe sebagai wadah pembinaan karakter remaja yang bebas dari pernikahan dini, seks bebas, serta penyalahgunaan narkoba.

Dalam paparannya, para Duta GenRe menyampaikan bahwa Forum GenRe bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan kepemimpinan, kepekaan sosial, dan keterampilan hidup yang relevan bagi remaja. Salah satu program unggulan mereka adalah “GenRe Goes to School”, yang menyasar remaja usia sekolah dengan edukasi seputar kesehatan reproduksi, bahaya pergaulan bebas, dan pencegahan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS dan sifilis.

Menanggapi hal tersebut, Hj. Ranty Racmatilah menyampaikan apresiasinya dan menekankan pentingnya perencanaan hidup sejak usia remaja.

“Remaja hari ini adalah bagian dari generasi emas 2045. Tapi generasi emas tidak datang dengan sendirinya, semuanya harus direncanakan. Termasuk dalam urusan pernikahan, idealnya dilakukan pada usia 21 hingga 25 tahun, saat seseorang matang secara fisik, emosional, dan ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda GenRe mendorong remaja untuk tidak sekadar mengikuti arus, tetapi memiliki visi dan rencana hidup yang jelas. Ia menekankan pentingnya menggali potensi diri dan menjadikan hobi sebagai peluang berkarya serta membangun kekuatan ekonomi masa depan.

Dalam diskusi, para Duta GenRe juga mengangkat pentingnya edukasi stunting sejak remaja, khususnya bagi calon ibu. Mereka memaparkan bahwa stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi berkaitan dengan kualitas SDM masa depan. Pemahaman tentang gizi seimbang, kesehatan mental, dan kesiapan reproduksi dinilai penting untuk membangun generasi yang sehat dan cerdas.

“Mencegah stunting bukan hanya tugas orang tua. Remaja juga punya peran. Dari sekarang, mulai pelajari tentang nutrisi, kesiapan mental, dan kesehatan reproduksi. Karena generasi hebat lahir dari generasi yang siap,” tegas Hj. Ranty.

Ia pun memberikan motivasi kepada para Duta GenRe yang telah menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.

“Menjadi pelopor memang tidak mudah, tapi kalian sudah memilih jalan itu. Jangan lelah menyebarkan kebaikan, meski hanya didengar oleh segelintir orang. Satu perubahan kecil hari ini bisa menjadi gerakan besar di masa depan,” katanya penuh harap.

Audiensi ditutup dengan pesan inspiratif dari Bunda GenRe agar seluruh remaja di Sukabumi menjadi generasi yang terencana, tahu tujuan hidupnya, tahu cara mencapainya, dan yang terpenting: tahu kapan harus memulai langkahnya.

Ia menegaskan bahwa Forum dan Duta GenRe bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi sosial strategis bagi masa depan Kota Sukabumi. Untuk itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan komunitas terus didorong demi menciptakan remaja yang tangguh menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.

Pos terkait