Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap 2 Februari, sebagai momentum untuk menegaskan pentingnya pelestarian lahan basah dalam mendukung pengembangan sektor perdagangan dan perindustrian yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2026 mengusung tema “Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”, yang menekankan keterpaduan antara pelestarian lingkungan, kearifan lokal, serta penguatan industri dan perdagangan berbasis potensi daerah.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, S.T., M.T., menyampaikan bahwa lahan basah memiliki kontribusi penting terhadap rantai pasok bahan baku, khususnya bagi industri kecil dan menengah serta produk-produk unggulan daerah. Pengelolaan lahan basah yang berkelanjutan akan mendukung stabilitas produksi, kualitas produk, dan daya saing industri lokal.
Ia menegaskan bahwa Disdagin Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan perindustrian yang ramah lingkungan, melalui pembinaan pelaku usaha, peningkatan nilai tambah produk lokal, serta sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian sumber daya alam,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 ini, Disdagin Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lahan basah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.





