Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mendukung upaya perluasan pembinaan keagamaan bagi pekerja di lingkungan perusahaan. Program ini diharapkan dapat memberikan akses pendampingan spiritual bagi pekerja tanpa mengabaikan aktivitas dan tanggung jawab pekerjaan.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja untuk menjajaki pelaksanaan program tersebut.
Pembahasan program berlangsung dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, S.H., M.M., di Pendopo Sukabumi, Selasa (20/10/2026).
Program yang diinisiasi Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi ini dirancang untuk menjangkau para pekerja yang memiliki keterbatasan waktu mengikuti kegiatan majelis taklim secara rutin.
Dalam pelaksanaannya, Disnakertrans diharapkan berperan dalam memfasilitasi koordinasi dengan pihak perusahaan dan serikat pekerja. Langkah ini penting untuk menjajaki pola pembinaan yang sesuai dengan jadwal kerja, kondisi perusahaan, serta ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, melalui peran kelembagaan dinasnya diharapkan dapat mendorong komunikasi lintas pihak agar rencana pembinaan keagamaan dapat diterapkan secara efektif di lingkungan kerja.
Adapun program yang direncanakan meliputi pengajian interaktif serta penyediaan stand atau pojok konsultasi keagamaan di perusahaan. Layanan tersebut akan memberikan ruang bagi pekerja untuk berkonsultasi mengenai persoalan fikih, akidah, dan berbagai persoalan keagamaan lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengapresiasi inisiatif MUI dalam memperluas jangkauan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk pekerja di sektor industri.
“Pembinaan keagamaan selama ini sudah berjalan untuk ASN melalui Majelis Taklim Aparatur. Sekarang kita upayakan menjangkau lingkungan perusahaan, terutama dalam menjaga kualitas ibadah para pekerja,” ungkapnya.
Ade menambahkan, pemerintah daerah akan menjajaki koordinasi dengan manajemen perusahaan dan serikat pekerja agar pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan ketentuan serta aktivitas operasional masing-masing perusahaan.
Melalui sinergi tersebut, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat membantu menjembatani kebutuhan pembinaan keagamaan dengan kondisi dunia kerja. Dengan demikian, pekerja memiliki kesempatan memperoleh pendampingan spiritual, sementara pelaksanaannya tetap memperhatikan kelancaran operasional perusahaan,” pungkasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bupati, perwakilan DPMD, Kesbangpol, Bagian Kesejahteraan Rakyat, DMI, MUI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.





