Dkukm Sukabumi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Workshop Pengembangan Geokuliner CPUGG

Foto: Dkukm Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi menggelar Workshop Pengembangan Geokuliner Kawasan CPUGG di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan potensi kuliner lokal agar semakin kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di era digital.

Workshop ini diikuti para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner dengan tujuan meningkatkan kapasitas usaha, khususnya dalam pengembangan produk geokuliner khas Sukabumi dan strategi pemasaran berbasis digital. Kehadiran kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen DKUKM Kabupaten Sukabumi dalam mendukung UMKM agar terus berkembang dan naik kelas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber inspiratif. Narasumber pertama, Bu Endang Sumarni selaku Coach Marketing Wiranesia, menyampaikan materi mengenai “Optimalisasi Pemasaran Digital Melalui Konten”. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku usaha tentang pentingnya pemanfaatan media digital dan strategi konten kreatif untuk memperluas pasar produk UMKM.

Sementara itu, narasumber kedua, Bu Daisem selaku Owner Andays Cake sekaligus Pendamping UMKM Naik Kelas 2026, membawakan materi tentang “Pengembangan Geokuliner”. Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya menjaga identitas kuliner lokal sekaligus mengembangkan inovasi produk agar memiliki daya tarik dan nilai jual yang lebih tinggi.

DKUKM Kabupaten Sukabumi menilai pengembangan geokuliner menjadi salah satu potensi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG). Dengan penguatan sektor kuliner lokal, diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

Melalui workshop ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, kualitas produk, serta kemampuan pemasaran digital sehingga mampu memperkuat identitas geokuliner khas Sukabumi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Pos terkait