Sukabumi | Matanusa.net – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan pembangunan dari tingkat desa. Hal tersebut juga ditegaskan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi dalam mendukung tema Harkitnas tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui penguatan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai pondasi utama pembangunan daerah dan nasional. Karena itu, semangat kebangkitan harus dimulai dari masyarakat desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.
“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, membangun kemandirian desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPMD Kabupaten Sukabumi terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat desa agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi desa.
Selain itu, penguatan kelembagaan desa, peningkatan kapasitas aparatur desa, hingga dukungan terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari upaya membangun desa yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Semangat kebangkitan nasional yang diwariskan Boedi Oetomo, lanjut Ahmad Samsul Bahri, harus terus dijaga melalui kolaborasi dan kepedulian bersama dalam membangun masyarakat yang kuat dan mandiri.
Melalui momentum Harkitnas ke-118, DPMD Kabupaten Sukabumi berharap seluruh elemen masyarakat desa semakin solid dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan pembangunan yang merata demi kemajuan Kabupaten Sukabumi dan kedaulatan bangsa.





