Sukabumi | Matanusa.net – Semangat membangun budaya hidup bersih dan meningkatkan keselamatan pasien terus ditunjukkan RSUD Sekarwangi melalui peringatan World Hand Hygiene Day atau Hari Cuci Tangan Sedunia Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas, pada Rabu 06 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar di lingkungan RSUD Sekarwangi tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, namun juga menjadi momentum penting dalam memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat dan tenaga medis mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai langkah utama pencegahan infeksi.
Berbeda dari kegiatan biasanya, peringatan tahun ini dikemas secara menarik melalui lomba gerakan tari cuci tangan yang diperagakan oleh tenaga kesehatan dengan penuh semangat dan kreativitas. Gerakan yang ditampilkan memadukan unsur edukasi, seni, dan kampanye kesehatan sehingga mampu menarik perhatian seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.
Direktur RSUD Sekarwangi, dr. H. Asep Suherman, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, kebersihan tangan merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam mencegah penyebaran infeksi, baik di lingkungan rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Cuci tangan bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu kami ingin mengajak seluruh tenaga kesehatan maupun masyarakat agar menjadikan kebiasaan mencuci tangan sebagai budaya hidup sehat,” ungkapnya, pada Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, edukasi melalui media kreatif seperti tarian dipilih agar pesan kesehatan lebih mudah diterima dan diingat oleh masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih interaktif dan menghibur, diharapkan kampanye kesehatan tidak terasa membosankan namun tetap memiliki nilai edukatif yang kuat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampil percaya diri memperagakan enam langkah cuci tangan standar WHO dengan balutan koreografi unik dan penuh semangat. Bahkan, salah satu peserta menarik perhatian saat secara spontan membawa hand sanitizer ke atas panggung sebagai simbol kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menjaga higienitas kapan pun dan di mana pun.
Suasana acara berlangsung semarak dengan dukungan penuh dari jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga para tamu undangan. Tidak hanya menjadi ajang edukasi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kekompakan dan solidaritas para tenaga medis dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Melalui peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia 2026 ini, RSUD Sekarwangi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi edukasi kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat. Rumah sakit daerah kebanggaan Kabupaten Sukabumi itu juga terus mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya menciptakan pelayanan medis yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan kemudian ditutup dengan praktik cuci tangan bersama yang melibatkan seluruh peserta dan jajaran tenaga kesehatan sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat dan aman bagi semua.





