Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender melalui program Belajar Gender (BAGER). Program ini menjadi salah satu langkah edukatif DP3A dalam membangun pola pikir yang lebih terbuka, adil, dan menghargai perbedaan sejak usia dini.
Melalui edukasi tersebut, DP3A Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa gender bukan hanya berkaitan dengan perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan, melainkan menyangkut peran sosial yang terbentuk dari budaya dan lingkungan masyarakat. Pemahaman ini dinilai penting agar generasi muda mampu menghargai hak, kesempatan, serta potensi setiap individu tanpa diskriminasi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi mengatakan, pembelajaran mengenai gender harus ditanamkan sejak dini agar tercipta lingkungan yang lebih harmonis dan setara.
Menurutnya, masih banyak anggapan di masyarakat yang membatasi seseorang berdasarkan jenis kelamin, seperti pandangan bahwa laki-laki harus selalu kuat atau perempuan hanya berperan di ranah domestik. Padahal, setiap individu memiliki hak yang sama untuk berkembang sesuai kemampuan dan minatnya,” ujarnya, pada Jumat (8/5/2026).
DP3A Kabupaten Sukabumi juga menilai pendidikan kesetaraan gender di lingkungan sekolah sangat penting diterapkan. Anak-anak perlu diberikan kebebasan memilih kegiatan, cita-cita, maupun peran kepemimpinan tanpa adanya stereotipe gender. Dengan demikian, kesempatan untuk berkembang dapat dirasakan secara merata oleh semua pihak.
Selain itu, DP3A menyoroti masih adanya berbagai persoalan akibat ketidaksetaraan gender, mulai dari stereotipe sosial, marginalisasi ekonomi, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak. Oleh karena itu, edukasi melalui program BAGER diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
“Belajar tentang gender membantu menciptakan dunia yang lebih adil, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dirinya,” pungkas Agus Sanusi.
Melalui program edukasi ini, DP3A Kabupaten Sukabumi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menghormati perbedaan, membangun relasi yang sehat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan setara bagi perempuan maupun laki-laki di berbagai bidang kehidupan.





