Sukabumi | Matanusa.net – Peringatan Hari Bumi Sedunia tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata bagi RSUD Sekarwangi Cibadak. Rumah sakit daerah tersebut menggelar kegiatan bersih-bersih massal sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan, pada Rabu (22/4/2026).
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana di lingkungan rumah sakit tampak berbeda. Seluruh elemen, mulai dari jajaran manajemen, tenaga medis, hingga staf pendukung, turun langsung membersihkan area halaman, ruang pelayanan, hingga fasilitas publik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang bersih merupakan fondasi utama pelayanan kesehatan yang optimal.
Direktur RSUD Sekarwangi, Asep Suherman, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari standar pelayanan prima di rumah sakit.
“Lingkungan yang bersih dan nyaman akan memberikan rasa tenang bagi pasien dan keluarga. Ini merupakan bagian dari kualitas pelayanan yang harus kami jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam menjaga kualitas layanan. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur rumah sakit menunjukkan semangat baru dalam merawat fasilitas publik yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, pihak rumah sakit turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci dalam menciptakan suasana rumah sakit yang sehat dan nyaman.
“RSUD Sekarwangi ini milik kita bersama. Kami berharap pengunjung juga ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.
Perkuat Sentuhan Humanis Lewat Pendekatan Spiritual
Di balik aksi bersih-bersih tersebut, RSUD Sekarwangi juga terus memperkuat pendekatan humanis dalam pelayanan. Salah satunya melalui rutinitas spiritual yang kini menjadi bagian dari aktivitas harian tenaga medis.
Kepala Ruangan, Ika, menjelaskan bahwa setiap pagi, sebelum memulai pelayanan, para petugas mengikuti pengajian singkat selama 15 menit yang dilanjutkan dengan doa bersama.
“Setelah serah terima tugas, kami berdoa bersama. Ini menjadi penguat batin sebelum kami melayani pasien,” ungkapnya.
Usai kegiatan tersebut, tenaga medis melaksanakan visite ke ruang perawatan. Pendekatan ini diyakini mampu memberikan dukungan tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga secara psikologis dan spiritual bagi pasien serta keluarganya,” pungkasnya.
Melalui momentum Hari Bumi 2026, RSUD Sekarwangi menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi layanan kesehatan yang lebih baik—mengintegrasikan kebersihan lingkungan, profesionalitas tenaga medis, serta sentuhan kemanusiaan dalam satu kesatuan pelayanan.





