Lebih dari Pengabdian, KKM STISIP Widyapuri Mandiri Tinggalkan Kenangan Indah di Desa Pulosari

Satu bulan penuh kebersamaan di Desa Pulosari, meninggalkan cerita indah yang tak akan terlupakan. Terima kasih atas sambutan hangatnya, warga Pulosari!. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri Sukabumi yang dilaksanakan di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, resmi berakhir. Penutupan kegiatan KKM Kelompok 10 ditandai dengan malam perpisahan yang berlangsung, pada Jumat (29/8/2025) di Kampung Pasirpari.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi terakhir antara mahasiswa dengan warga, sekaligus penutup dari rangkaian program kerja yang telah berjalan selama satu bulan. Malam perpisahan diisi dengan kegiatan karaoke, makan bersama, hingga pemutaran after movie perjalanan mahasiswa selama mengabdi.

Struktur Kepengurusan Lengkap

Kelompok 10 KKM Desa Pulosari dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Adjat Sudrajat, S.IP., M.M.. Struktur kepengurusan melibatkan mahasiswa dari berbagai divisi yang bekerja sama menyukseskan seluruh program.

“Dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Adjat Sudrajat, S.IP., M.M., kami berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Desa Pulosari.”

“Inilah wajah-wajah hebat di balik suksesnya KKM Kelompok 10 Desa Pulosari! Bersama, kami belajar arti kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.”

Dengan formasi tersebut, setiap mahasiswa menjalankan perannya sesuai bidang masing-masing, mulai dari pendidikan, kesehatan, logistik, hingga humas dan publikasi.

Apresiasi Kepala Desa

Malam perpisahan turut dihadiri oleh Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, yang memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa. Menurutnya, program-program yang dijalankan mahasiswa membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kami merasa terbantu dengan adanya mahasiswa KKM. Mereka aktif, cepat beradaptasi, dan menghadirkan banyak kegiatan yang bermanfaat. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bekal yang berharga untuk masa depan mereka,” ujar Dirja.

Pesan Mahasiswa

Ketua Kelompok, Aldi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama kepada masyarakat Desa Pulosari. “Kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa di sini. Semoga kebersamaan ini selalu terjalin, dan program yang kami jalankan bisa memberikan manfaat meski sederhana,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Rini Miranti, perwakilan HUMAS. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pelajaran akademis, tetapi juga pengalaman hidup yang berharga. “Kami belajar langsung dari masyarakat tentang arti kerja sama, kebersamaan, dan kepedulian. Itu semua menjadi bagian penting dalam perjalanan kami,” pungkasnya.

Akhir yang Membekas

Malam perpisahan ditutup dengan suasana haru. Mahasiswa dan warga saling berjabat tangan, berfoto bersama, dan saling bertukar pesan. Warga Desa Pulosari berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

“Malam penuh kehangatan dan keakraban. Terima kasih, Desa Pulosari, atas satu bulan kebersamaan yang luar biasa.”

Dengan selesainya kegiatan KKM, mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri membuktikan bahwa peran mahasiswa bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata melalui ilmu yang dimiliki.

Pos terkait