Pembangunan Jalan Desa Sundawenang Dimulai, Disperkim dan CV Double El Jamin Kualitas

Pekerja dari CV Double El tengah melakukan pengaspalan jalan lingkungan di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang. Proyek ini merupakan program Disperkim Sukabumi yang dibiayai APBD 2025. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur desa. Salah satu buktinya adalah dimulainya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Angkrong RT 43 RW 18, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, yang resmi dikerjakan, pada Rabu (24/9/2025).

Pekerjaan ini tercatat dalam SPK Nomor 000.3.2/E569/SPK/Id.PB/DPKP/IX/2025 dengan nilai kontrak Rp96.281.000, yang sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025. Proyek ini memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.

“Papan informasi proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Sundawenang. Disperkim Sukabumi sebagai penanggung jawab, dengan CV Double El sebagai pelaksana, menegaskan seluruh pekerja dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.”

Pelaksana kegiatan dipercayakan kepada CV Double El, perusahaan lokal yang berpengalaman dalam bidang konstruksi. Perusahaan ini menurunkan tenaga teknis profesional agar hasil pembangunan sesuai standar.

Lukman Nurhakim, koordinator lapangan CV Double El yang akrab disapa Poksay, menegaskan pihaknya akan bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Semua proses mengikuti spesifikasi teknis, sementara keselamatan pekerja juga menjadi prioritas karena mereka telah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dari sisi pemerintah, Disperkim Sukabumi menugaskan Andi sebagai pengawas lapangan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target. Ia menekankan bahwa pembangunan jalan yang dibiayai APBD harus berorientasi pada kualitas dan ketepatan waktu.

“Kami melakukan pengawasan rutin. Hasil pekerjaan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar selesai secara administrasi,” ujarnya.

“Tim teknis CV Double El bekerja di jalan sempit pemukiman warga. Pembangunan ini diharapkan mempermudah akses dan meningkatkan kenyamanan aktivitas masyarakat Desa Sundawenang.”

Warga setempat pun menyambut baik langkah ini. Ati, salah satu warga Kampung Angkrong, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, akhirnya jalan di kampung kami diperbaiki. Ini akan sangat membantu, terutama untuk akses anak-anak ke sekolah dan mempermudah kami mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya haru.

Selain mempermudah mobilitas warga, proyek pembangunan jalan lingkungan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat diyakini akan semakin lancar.

Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan, pembangunan infrastruktur di desa-desa tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga bagian dari strategi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara bertahap, proyek serupa akan terus digulirkan di wilayah lain sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan.

Pos terkait