Disdik Sukabumi Hadirkan Sekolah Lebih Layak, SDN Pandan Arum Dapat Sentuhan Revitalisasi

Proses Revitalisasi SD Negeri Pandan Arum, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, terus berjalan. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan di Kabupaten Sukabumi. Tahun 2026, SD Negeri Pandan Arum, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (1/9/2026). mendapat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan melalui bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lingkungan sekolah, revitalisasi meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang perpustakaan, satu ruang UKS dan satu ruang MCK.

Pelaksanaan program dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Pandan Arum dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Sekolah yang berlokasi di Kp. Leuwiwaluh RT 04/07, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, tersebut diharapkan memiliki fasilitas yang semakin representatif setelah seluruh pekerjaan rampung.

Enam Ruang Kelas Jadi Sasaran Utama

Rehabilitasi enam ruang kelas menjadi salah satu bagian utama dalam program revitalisasi. Ruang kelas merupakan fasilitas yang digunakan secara langsung dalam kegiatan belajar mengajar setiap hari.

Perbaikan tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman dan mendukung proses pembelajaran. Dengan kondisi sarana yang semakin baik, guru juga diharapkan lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.

Tidak hanya ruang kelas, perpustakaan juga menjadi sasaran rehabilitasi. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung budaya literasi serta memberikan ruang bagi siswa untuk membaca, belajar dan memperluas wawasan.

Sementara itu, rehabilitasi ruang UKS dan MCK turut memperkuat fasilitas pendukung sekolah, terutama dalam menunjang kesehatan, kebersihan dan kenyamanan seluruh warga sekolah.

K3 Jadi Perhatian Selama Revitalisasi

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lingkungan sekolah juga membutuhkan perhatian terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hal tersebut menjadi penting karena proses pembangunan berlangsung di lingkungan yang tetap digunakan untuk aktivitas pendidikan. Keselamatan tidak hanya menyangkut para pekerja, tetapi juga siswa, guru, tenaga kependidikan dan warga sekolah lainnya.

Pengaturan area kerja, penempatan material serta peralatan pembangunan dan pembatasan akses menuju bagian bangunan yang sedang dikerjakan menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan selama pekerjaan berlangsung.

Penerapan K3 yang baik diharapkan mampu menjaga proses revitalisasi tetap berjalan tertib tanpa mengabaikan keselamatan dan kenyamanan aktivitas pendidikan.

Dinas Pendidikan Dorong Sarana Pendidikan Berkualitas

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I., M.Si., terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari upaya mendukung mutu pembelajaran di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, peningkatan fasilitas sekolah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Revitalisasi satuan pendidikan bukan hanya berbicara mengenai perbaikan bangunan, tetapi bagaimana fasilitas yang tersedia dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik serta mendukung proses pembelajaran. Karena itu, fasilitas yang sudah diperbaiki nantinya harus dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya,” ujar Deden Sumpena.

Ia juga menekankan bahwa sarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik,” tegasnya.

Dengan adanya program revitalisasi, diharapkan sekolah dapat memiliki fasilitas yang lebih layak sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.

Kepala Sekolah Tekankan Pemanfaatan dan Perawatan

Di tingkat sekolah, Kepala SD Negeri Pandan Arum, Ade Candra Kurniawan, turut berperan dalam pengelolaan program revitalisasi di lingkungan satuan pendidikan.

Menurut Ade, keberadaan fasilitas yang semakin baik harus diikuti dengan kesadaran seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan, keamanan dan keberlanjutan sarana yang telah diperbaiki.

“Kami tentu berharap seluruh fasilitas yang direhabilitasi dapat memberikan manfaat bagi siswa dan guru. Setelah pekerjaan selesai, yang tidak kalah penting adalah bagaimana fasilitas tersebut digunakan secara optimal, dijaga kebersihannya dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ade Candra Kurniawan.

Ia menambahkan, perhatian terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Bukan Sekadar Bangunan, tetapi Investasi Pendidikan

Revitalisasi SD Negeri Pandan Arum pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai pembenahan fisik bangunan. Enam ruang kelas, perpustakaan, UKS dan MCK yang diperbaiki merupakan bagian dari ekosistem pendidikan yang saling mendukung.

Ruang kelas yang nyaman menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, perpustakaan menjadi ruang penguatan literasi, sementara UKS dan MCK menunjang aspek kesehatan serta kebersihan lingkungan sekolah.

Di sisi lain, penerapan K3 selama pekerjaan berlangsung menjadi perhatian agar proses revitalisasi dapat berjalan dengan tertib dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh warga sekolah.

Setelah seluruh pekerjaan rampung, tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik,” pungkasnya.

Perawatan secara berkala, kebersihan lingkungan dan pemanfaatan fasilitas secara tepat menjadi tanggung jawab bersama. Dengan demikian, bantuan revitalisasi tidak berhenti pada selesainya pembangunan, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas layanan pendidikan.

Revitalisasi SD Negeri Pandan Arum di Desa Cipeuteuy pun diharapkan menjadi langkah nyata menghadirkan sekolah yang lebih layak, aman dan nyaman. Dari ruang kelas yang diperbaiki, perpustakaan yang dibenahi hingga fasilitas kesehatan dan sanitasi yang ditingkatkan, seluruhnya bermuara pada satu tujuan: menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik agar anak-anak di wilayah Kabandungan dapat belajar, berkembang dan meraih masa depan dengan lebih optimal.

Pos terkait