Disdik Sukabumi Perkuat Komitmen Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak

Foto: Disdik Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, ke sejumlah satuan pendidikan. Kunjungan ini menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekolah sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Selain memantau proses pembelajaran, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah. Hal ini termasuk memastikan peserta didik mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, perundungan atau bullying, maupun diskriminasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman, menyenangkan, dan mendukung setiap anak untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya, pada Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak tidak dapat dilakukan oleh sekolah secara sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara guru, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, kita wujudkan lingkungan pendidikan yang menghargai, melindungi, dan memuliakan setiap anak,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan untuk terus membangun budaya saling menghormati, saling peduli, dan saling menjaga. Langkah tersebut dinilai penting agar sekolah benar-benar menjadi ruang tumbuh yang positif bagi peserta didik.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga terus mendorong upaya pencegahan terhadap praktik perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah. Dengan terciptanya suasana belajar yang aman dan menyenangkan, peserta didik diharapkan dapat mengikuti proses pendidikan secara optimal.

“Mari bersama membangun budaya saling menghormati, saling peduli, dan saling menjaga demi terciptanya pendidikan yang berkualitas menuju Sukabumi yang Mubarokah,” pungkasnya.

Pos terkait