Sukabumi | Matanusa.net – Revitalisasi SD Negeri Manggis di Kampung Manggis Girang RT 001/RW 010, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin (21/9/2026), pekerjaan fisik sekolah tersebut berdasarkan keterangan konsultan telah mencapai 61,83 persen.
Program yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Pembenahan dilakukan terhadap sejumlah bagian sekolah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan, sehingga nantinya dapat memberikan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa.
Berdasarkan informasi pekerjaan di lokasi, revitalisasi SDN Manggis mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan nilai anggaran mencapai Rp1.004.264.545.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Manggis, dengan masa pekerjaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 12 Juli hingga 12 November 2026.
Progres Pembangunan Capai 61,83 Persen
Memasuki pekan ketiga September, aktivitas pembangunan masih terlihat di lingkungan sekolah. Sejumlah pekerja melanjutkan pengerjaan pada bagian bangunan yang menjadi sasaran revitalisasi.
Menurut keterangan konsultan, progres keseluruhan pekerjaan kini berada di angka 61,83 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan telah memasuki tahapan lanjutan, meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum fasilitas dapat digunakan secara penuh.
Revitalisasi tidak hanya menyasar ruang kelas, tetapi juga mencakup ruang guru serta penataan lingkungan sekolah.
Salah satu bagian penting dalam pekerjaan tersebut adalah pembenahan struktur atap gedung utama. Bagian atap yang sebelumnya mengalami kerusakan diperbarui menggunakan rangka baja ringan sebagai bagian dari peningkatan kondisi bangunan.
Selain pekerjaan struktur, proses pembangunan juga mencakup sejumlah pekerjaan pendukung lainnya yang berkaitan dengan kenyamanan dan kelayakan fasilitas sekolah.
Kegiatan Belajar Tetap Berjalan
Di tengah aktivitas konstruksi, kegiatan belajar mengajar di SDN Manggis tetap berlangsung. Pihak sekolah melakukan penyesuaian penggunaan ruangan agar proses pembelajaran tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Pengaturan ruang belajar dilakukan dengan memanfaatkan ruangan yang masih dapat digunakan selama proses revitalisasi berlangsung.
Kepala SDN Manggis, Yahya, S.Pd.I., M.Si., mengatakan pihak sekolah terus mengikuti perkembangan pembangunan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Progresnya berdasarkan keterangan konsultan sudah sekitar 61,83 persen. Pembangunan masih terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan,” ujar Yahya, pada Senin (21/9/2026).
Ia menjelaskan, revitalisasi tersebut sangat dibutuhkan mengingat beberapa bagian bangunan sekolah sebelumnya mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan.
Menurutnya, dukungan melalui program revitalisasi menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki kondisi fasilitas sekolah sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan pendidikan.
Sekolah Harapkan Pekerjaan Tepat Waktu
Yahya berharap seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana. Selain kualitas pekerjaan, pihak sekolah juga berharap proses pengerjaan tetap memperhatikan keselamatan warga sekolah yang setiap hari menjalankan aktivitas di lingkungan tersebut.
“Kami berharap seluruh pekerjaan berjalan lancar sampai selesai. Tentunya kami ingin hasil revitalisasi ini nantinya bisa memberikan fasilitas yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan konsultan, pelaksana pembangunan, Dinas Pendidikan, serta pihak terkait lainnya terus dilakukan selama proses revitalisasi berlangsung.
Pihak sekolah juga berkomitmen mendukung proses pembangunan dengan tetap menjaga agar kegiatan pendidikan dapat berjalan.
Dengan capaian sekitar 61,83 persen per 21 September 2026, revitalisasi SDN Manggis kini terus berpacu dengan waktu. Masa pelaksanaan pekerjaan masih berlangsung hingga 12 November 2026.
Jika seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana, wajah SDN Manggis diharapkan berubah menjadi lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.
“Semoga semuanya berjalan lancar sampai tahap akhir. Setelah selesai nanti, kami berharap fasilitas yang diperbaiki dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat untuk seluruh warga sekolah,” pungkas Yahya.





