Sukabumi Kota | Matanusa.net – Ketua Bidang I TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, menghadiri sekaligus memberikan ceramah dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Jami Darul Khoer, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, pada Kamis (8/1/2025).
Dalam tausiyahnya, Kia Florita menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak semata dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau pengajian rutin, melainkan harus menjadi momentum refleksi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa iman dan takwa tercermin dari keyakinan yang kuat serta kemampuan menerima qada dan qadar dalam setiap fase kehidupan. Menurutnya, tidak sedikit manusia yang masih kesulitan menerima ujian hidup dengan lapang dada.
“Oleh karena itu, kita harus senantiasa bersyukur. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang menjalani kehidupan dengan kondisi yang jauh lebih berat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pada kesempatan tersebut, Kia Florita juga menyoroti peran strategis perempuan dalam menjaga peradaban. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki posisi penting karena dari rahim perempuanlah lahir generasi penerus bangsa.
“Jika ingin menghancurkan sebuah peradaban, maka rusaklah perempuannya. Maka dari itu, perempuan harus dijaga nilai, moral, dan akhlaknya,” tegasnya.
Selain itu, ia turut mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya penggunaan gadget. Menurutnya, teknologi dapat menjadi sarana kebaikan apabila digunakan secara positif, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila dimanfaatkan untuk ghibah, hujatan, dan hal-hal yang tidak bermanfaat.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjauhi perilaku tersebut dan menjadikan teknologi sebagai alat pendukung kebaikan dan dakwah.
Dalam ceramahnya, Kia Florita juga mengajak masyarakat untuk mendoakan serta mendukung para pemimpin, agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah dan bangsa.
Tak hanya itu, isu pengelolaan sampah turut menjadi perhatian. Ia menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan bersama, terlebih dengan kondisi TPA Cikundul yang kian menumpuk.
Untuk itu, masyarakat didorong agar mulai menyelesaikan persoalan sampah dari lingkungan rumah tangga melalui pemilahan sampah serta pemanfaatan biopori sebagai solusi yang nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, Kia Florita berharap nilai-nilai spiritual yang terkandung dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat peran keluarga, maupun menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.