Sukabumi | Matanusa.net — Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan ketersediaan pangan, khususnya produk hewani, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dalam kondisi aman dan terkendali. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, saat mendampingi peninjauan ketersediaan dan harga pangan di Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025).
drh. Asep Kurnadi menegaskan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan stok produk hewani seperti daging ayam, telur, dan daging sapi masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi hingga beberapa bulan ke depan.
“Berdasarkan data dan pemantauan kami, ketersediaan produk hewani aman. Stok masih mencukupi bahkan hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas hewani, terutama ayam dan telur, seiring meningkatnya permintaan menjelang Nataru. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terus dipantau oleh jajarannya.
“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, tetapi masih dalam ambang batas normal. Kami terus lakukan pemantauan agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” jelasnya.
Selain memastikan ketersediaan pangan, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi juga meningkatkan pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan, terutama di pasar-pasar tradisional.
“Kami pastikan produk hewani yang beredar aman, sehat, utuh, dan halal. Pengawasan rutin terus kami lakukan, terutama menjelang Nataru,” tambahnya.
drh. Asep Kurnadi juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap siaga menghadapi kondisi cuaca yang saat ini didominasi hujan, mengingat potensi gangguan distribusi dan kesehatan ternak.
“Kami siap siaga, baik dalam menjaga ketersediaan stok maupun mengantisipasi dampak cuaca terhadap distribusi dan kesehatan ternak,” pungkasnya.





