Sukabumi | Matanusa.net – Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November 2025, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh pemerintah desa dan masyarakat untuk ikut serta menjaga kelestarian lingkungan serta melestarikan keanekaragaman hayati yang menjadi kekayaan alam Indonesia.
Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P., menyampaikan bahwa pelestarian puspa (tumbuhan) dan satwa harus dimulai dari tingkat desa sebagai basis utama pembangunan berkelanjutan. “Desa memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam. Melalui gerakan bersama, kita bisa wujudkan desa yang hijau, asri, dan berdaya lingkungan,” ujarnya.
Menurut Ahmad Samsul Bahri, konsep pembangunan desa berwawasan lingkungan perlu terus digalakkan melalui kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dan pelestarian ruang terbuka hijau di wilayah pedesaan. Upaya ini sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah, yaitu membangun daerah dengan nilai keberkahan, kemandirian, dan keseimbangan alam.
“Menanam pohon, menjaga satwa, dan melestarikan alam bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan wujud gotong royong desa yang sesungguhnya,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPMD Kabupaten Sukabumi, Andriyansyah Subandi, S.TP., M.Si., menambahkan bahwa kesadaran lingkungan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat desa. “Dengan membangun kepedulian sejak dari desa, kita turut menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun ini, DPMD Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong desa-desa di Sukabumi agar menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.





