Sukabumi | Matanusa.net – Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November 2025, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mengajak para pelaku usaha untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam melalui penerapan praktik perdagangan dan industri yang ramah lingkungan.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST., MT., menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. “Pertumbuhan ekonomi dan industri harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam. Puspa dan satwa merupakan aset ekologis yang harus kita jaga agar pembangunan tetap berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Dani, pelaku usaha dapat berkontribusi dengan cara mengurangi penggunaan bahan berbahaya, meminimalkan limbah produksi, serta mendukung produk-produk ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ia juga mendorong penerapan konsep eco-industry dan green trade sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi hijau di Kabupaten Sukabumi.
“Menjaga kelestarian alam bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlangsungan usaha. Industri yang peduli lingkungan akan lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui semangat “Sukabumi Mubarokah”, Dani Tarsoni berharap Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dunia usaha dan masyarakat Sukabumi dalam mewujudkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.





