Sukabumi | Matanusa.net – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu organisasi sosial dan lingkungan paling konsisten di Kabupaten Sukabumi. Di bawah komando Irvan Aziz, yang telah memimpin lembaga ini sejak tahun 1992, Dampal Jurig terus menorehkan karya nyata dalam bidang kemanusiaan, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Terbaru, LSM Dampal Jurig menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga lanjut usia berusia 62 tahun yang akrab disapa “Oom”, warga kurang mampu asal Desa Palasari, Kecamatan Girang Putih, Kalapanunggal. Bantuan berupa paket sembako, kebutuhan pokok, obat-obatan, dan sejumlah uang tunai ini diserahkan langsung oleh tim LSM Dampal Jurig di lokasi, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155, di mana LSM Dampal Jurig bersinergi dengan panitia pelaksana dalam menggelar aksi sosial bertema kemanusiaan dan lingkungan hidup.
Ketua Umum Irvan Aziz menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kelanjutan dari misi besar lembaga yang ia bangun selama lebih dari tiga dekade.
“Sejak berdiri, LSM Dampal Jurig berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang tertinggal, terisolir, dan terluar. Kami percaya bahwa menyelamatkan lingkungan berarti menyelamatkan kehidupan manusia. Karena itu, setiap program kami selalu berakar pada nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan gotong royong,” ujar Irvan, pada Senin (20/10/2025).
Lebih lanjut, Irvan menuturkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan Asep Japar Andreas (AA), Bupati Sukabumi sekaligus Ketua Dewan Pembina LSM Dampal Jurig, dalam menjalankan berbagai program sosial dan pelestarian lingkungan.
“Bersama Pak AA, kami ingin membangun sinergi yang berkelanjutan. Selama ini, beliau sangat mendukung langkah-langkah kami di lapangan. Kami akan melanjutkan lebih dari 32 program yang telah dijalankan, mulai dari pelestarian sumber air, pengembangan ekonomi masyarakat desa, hingga pelatihan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Dengan motto khasnya, “Kubuktos Sanes Ku Waos Sareng Parantos Sanaos Alit” (Buktikan dengan tindakan, bukan sekadar ucapan), LSM Dampal Jurig berupaya mengajak berbagai pihak untuk bergerak bersama tanpa menunggu besar atau kecilnya kontribusi. Filosofi itu juga sejalan dengan semangat “Wariskan mata air, bukan air mata” yang menjadi dasar dari setiap gerakan lembaga ini.
Selama lebih dari 30 tahun, LSM Dampal Jurig yang berbasis di Cinageun, Jampangkulon, telah aktif dalam berbagai kegiatan strategis, di antaranya:
- Pelatihan dan pemberdayaan pemuda desa agar mampu berkontribusi bagi daerahnya.
- Konservasi lingkungan, termasuk reboisasi dan perlindungan sumber air di kawasan rawan kekeringan.
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan BUMDes dan pelatihan wirausaha lokal.
- Kegiatan olahraga dan sosial budaya untuk mempererat solidaritas warga.
Irvan menegaskan, kehadiran LSM Dampal Jurig bukan hanya sebagai penggerak sosial, tetapi juga mitra pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami tidak bekerja untuk popularitas, tetapi untuk kebermanfaatan. Prinsip kami sederhana: setiap tindakan kecil yang dilakukan dengan hati akan membawa perubahan besar bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.
Melalui berbagai aksi dan dedikasinya, LSM Dampal Jurig kini diakui sebagai salah satu lembaga lokal dengan pengaruh besar dalam menginspirasi semangat kepedulian sosial di Sukabumi. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan jejaring relawan, lembaga ini terus menebar kebaikan dan menjadi bukti bahwa kepedulian adalah kekuatan sejati dalam membangun daerah.





