RT 03 Tenjoayu Persembahkan Gelar Juara di Turnamen Peo Peo HUT RI ke-80

Meriahkan HUT RI ke-80, RT 03 Tenjoayu tunjukkan permainan maksimal dan berhasil bawa pulang piala juara. (Foto: D2).

Sukabumi | Matanusa.net – Riuh sorak-sorai warga Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, membahana di Lapangan Desa, pada Minggu (17/8/2025). Dalam rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, turnamen sepak bola antar-RT yang dikenal dengan nama Peo Peo sukses menghadirkan hiburan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat.

Turnamen yang digelar RW 02 ini menjadi magnet warga sejak siang hari. Sejak pukul 13.30 WIB, ratusan penonton telah memenuhi sisi lapangan, membawa bendera kecil, menyanyikan yel-yel, hingga menabuh drum seadanya untuk memberi semangat pada tim kesayangannya.

RT 03 Tampil Trengginas Sejak Laga Perdana

Ketua panitia, Opick, didampingi Ketua Pemuda Asep Hoeruman, menjelaskan bahwa turnamen menggunakan format cepat, 20 menit tiap pertandingan. “Pembuka mempertemukan RT 03 melawan RT 02, dan dimenangkan RT 03 dengan skor tipis 1-0,” ungkapnya.

Gol tunggal di laga awal itu menjadi modal berharga bagi RT 03 untuk melangkah mantap di turnamen. Atmosfer pertandingan semakin panas ketika laga berikutnya mempertemukan RT 01, RT 02, dan RT 04 dalam duel seru. Namun, konsistensi RT 03 membuat mereka tetap berada di puncak.

Kemenangan dengan Cara yang Baik

Manajer sekaligus pelatih RT 03, Dodi Suryadarma, didampingi Uda Nedi, menegaskan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan.

“Kemenangan ini baru langkah awal. Anak-anak harus tetap menjaga sportivitas, bermain produktif, dan bersemangat meski ada pemain yang sudah tidak muda lagi,” ujar Dodi.

Sepak bola jadi perekat silaturahmi, RT 03 Tenjoayu ukir prestasi sebagai juara turnamen antar-RT di momen kemerdekaan.

Senada, Uda Nedi menekankan pentingnya kebersamaan.

“Yang utama adalah bermain apik, menang dengan cara yang baik, dan bersyukur atas setiap langkah yang sudah dilalui,” katanya.

Dukungan Luar Biasa Warga

Kekuatan RT 03 tidak hanya ada di lapangan. Dukungan penuh datang dari sponsor, termasuk Media Matanusa, pengusaha limbah lokal, hingga partisipasi masyarakat RT 03 sendiri. Sorak-sorai penonton, lengkap dengan yel-yel khas, menjadi energi tambahan yang membuat tim semakin solid.

Piala dan Kambing untuk Sang Juara

Pada akhir turnamen, RT 03 sukses mempertahankan konsistensi dan dinobatkan sebagai juara pertama. RT 02 harus puas di posisi kedua. Panitia pun memberikan apresiasi unik berupa piala dan seekor kambing kepada para pemenang.

Bagi masyarakat Tenjoayu, Peo Peo bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh semangat gotong royong. Kemenangan RT 03 menjadi simbol bahwa dengan kekompakan dan semangat kebersamaan, prestasi dapat diraih, sekaligus menghidupkan euforia kemerdekaan di tanah desa.

Pos terkait