Sukabumi | Matanusa.net — Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali membuktikan komitmennya dalam membangun wilayah dan meningkatkan kualitas hidup warganya, pada Jumat (8/8/2025). Pemerintah desa resmi memulai pengaspalan jalan strategis di perbatasan Desa Sukasirna, tepatnya di Dusun Caringin RW 02.
Proyek ini merupakan realisasi Dana Desa (Non-Earmarked) Tahap II Tahun Anggaran 2025 dengan panjang pekerjaan 470 meter dan lebar 2,5 meter. Nilai anggaran mencapai Rp199.350.000 (belum termasuk PPh, PPN, dan biaya operasional pelaksana) dengan waktu pengerjaan 15 hari kalender.

“Papan informasi proyek pengaspalan jalan Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, yang dibiayai dari Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran Rp199,35 juta.”
Pembangunan yang Ditunggu Warga
Kepala Desa Neglasari, Ukat, mengatakan bahwa ruas jalan ini sudah lama menjadi prioritas karena kondisinya yang sebelumnya rusak dan becek, sehingga menyulitkan warga, khususnya di musim hujan.
“Jalan ini adalah jalur vital yang menghubungkan Desa Neglasari dengan Desa Sukasirna. Banyak petani dan pedagang yang setiap hari melewati rute ini. Kami ingin memastikan mereka bisa mengangkut hasil panen dan berdagang dengan lancar,” ujar Ukat.
Transparansi dan Pelibatan Masyarakat
Proses pembangunan ini dikoordinasikan langsung oleh Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Neglasari, Hadi Wijaya, yang menegaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan terbuka dan melibatkan warga.
“Kami mengajak masyarakat ikut memantau dan terlibat dalam pekerjaan ini. Setiap rupiah dana desa yang digunakan akan dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ungkap Hadi.
Respon Positif dari Warga
Warga menyambut baik pembangunan ini. Ujang, penduduk Dusun Caringin, menceritakan bagaimana jalan rusak selama bertahun-tahun menjadi penghambat aktivitas.
“Sekarang jalan sudah bagus, motor bisa melaju tanpa khawatir terjebak lumpur. Anak-anak pun lebih aman berangkat dan pulang sekolah,” katanya penuh syukur.
Neglasari Semakin Maju
Pemerintah Desa Neglasari berharap keberhasilan ini menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur lainnya. Ke depan, desa akan terus melakukan evaluasi dan menyusun perencanaan agar seluruh wilayah mendapat manfaat pembangunan secara merata.
“Neglasari ingin menjadi desa yang maju, nyaman, dan mendukung perekonomian warganya. Pengaspalan ini adalah langkah kecil menuju tujuan besar tersebut,” tutup Ukat.





