Sukabumi | Matanusa.net – Suasana duka menyelimuti warga Kampung Tugu, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, setelah ratusan orang mengalami dugaan keracunan massal pada, Jumat malam (22/8/2025). Insiden ini terjadi usai masyarakat menghadiri acara syukuran empat bulanan kehamilan di rumah salah seorang warga.
Tak lama setelah menyantap hidangan, sejumlah warga mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, pusing, hingga diare. Kondisi tersebut membuat kepanikan karena jumlah korban terus bertambah hingga mencapai 138 orang.
Dari jumlah itu, 35 warga mendapat perawatan intensif di Puskesmas setempat, sementara 98 orang masih dalam pengawasan medis. Selain itu, 4 pasien dirujuk ke RSUD Sekarwangi lantaran menunjukkan kondisi lebih parah.
Kepala Desa Tugubandung, Yudi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. “Begitu ada kabar warga jatuh sakit setelah menghadiri acara syukuran, kami segera berkoordinasi dengan Puskesmas dan tim desa untuk melakukan evakuasi serta mendata korban. Keselamatan masyarakat menjadi fokus utama kami,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sampel makanan telah dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. “Kami menunggu hasil uji laboratorium agar penyebab pastinya jelas. Ini penting sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Yudi.
Hingga kini, pihak Pemerintah Desa bersama Kecamatan Kabandungan terus memantau kondisi korban. Dapur umum darurat juga telah disiapkan guna membantu kebutuhan warga yang terdampak.
Sementara itu, aparat terkait meminta masyarakat tetap waspada dan tidak mengonsumsi sisa makanan dari acara tersebut. Hasil penyelidikan lebih lanjut akan diumumkan setelah pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan.





