Sukabumi Kota | Matanusa.net – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kompetensi dan sistem merit. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Profiling ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki tersebut diikuti ASN, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat fungsional jenjang ahli muda dan ahli madya.
Profiling ASN menjadi bagian dari tindak lanjut penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkot Sukabumi. Melalui asesmen tersebut, pemerintah daerah berupaya memetakan potensi dan kompetensi ASN secara objektif sebagai dasar pengembangan karier serta kebutuhan organisasi.
Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayat menjelaskan, pelaksanaan profiling ditargetkan menjangkau sekitar 800 ASN dalam waktu empat hari. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat pemetaan kompetensi aparatur.
Hasil profiling nantinya dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam pengembangan karier ASN, termasuk pemetaan potensi, kompetensi dan penyusunan pola karier sesuai kebutuhan organisasi.
Promosi Jabatan Harus Berdasarkan Kinerja
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan bahwa pengelolaan ASN harus dilakukan secara profesional dan bebas dari kepentingan politik maupun kepentingan pribadi.
Ia menekankan, pengangkatan, rotasi hingga promosi jabatan harus mengacu pada kinerja, kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Dalam pengangkatan dan promosi, kita harus menjauhkan dari aspek politis. Semua harus berdasarkan kinerja dan kompetensi,” tegas Ayep Zaki.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta harus mampu mewujudkan prinsip the right man on the right place, sehingga setiap ASN ditempatkan sesuai kemampuan, kompetensi dan potensi yang dimilikinya.
“Orang yang tepat harus ditempatkan pada tempat yang tepat, sesuai dengan kompetensinya. Jangan sampai salah tempat,” ujarnya.
ASN Dituntut Profesional dan Berintegritas
Ayep Zaki juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga profesionalisme, integritas, loyalitas, produktivitas serta moral dalam menjalankan tugas.
Selain itu, ASN diminta menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.
“ASN jangan berpolitik. ASN harus profesional dan memberikan ruang yang sebesar-besarnya untuk bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya,” tegasnya.
Wali Kota juga mendorong jajaran birokrasi meninggalkan kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan semangat reformasi birokrasi. Setiap kebijakan pemerintahan, menurutnya, harus memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia turut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel karena setiap anggaran yang dikelola pemerintah merupakan sumber daya masyarakat yang harus dikembalikan sebesar-besarnya untuk kepentingan publik.
Dorong Karier ASN Berbasis Meritokrasi
Pemkot Sukabumi juga menegaskan komitmennya memberikan ruang bagi ASN untuk mengembangkan karier secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Ayep Zaki menyampaikan bahwa ASN yang memperoleh kesempatan mengembangkan karier, termasuk melalui rotasi ke luar daerah, tidak akan dipersulit sepanjang prosesnya sesuai aturan.
“Kemanapun ASN bisa mengembangkan karier, termasuk rotasi keluar daerah, tidak akan saya persulit. Berikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Pelaksanaan profiling ini diharapkan menjadi momentum memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Pemkot Sukabumi.
Dengan pemetaan kompetensi yang lebih objektif, pemerintah daerah optimistis dapat membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, inovatif dan produktif, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Sukabumi juga terus mendorong sinergi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan seluruh jajaran pengelola kepegawaian agar penerapan manajemen talenta berjalan optimal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi menuju terwujudnya Kota Sukabumi yang adil, makmur dan berkemajuan menuju Sukabumi Emas 2035.