Disbudpora Sukabumi Apresiasi Bazar Culinary Ramadhan, Jadi Ruang Kreativitas dan Promosi Kuliner Daerah

Foto: Disbudpora Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Bazar Culinary Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, resmi ditutup setelah berlangsung selama sepekan, pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menyuguhkan beragam kuliner khas kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menilai kegiatan bazar kuliner Ramadhan ini bukan hanya berdampak pada perputaran ekonomi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas serta memperkenalkan kekayaan kuliner daerah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam mendorong promosi budaya lokal, khususnya melalui ragam kuliner yang menjadi bagian dari identitas daerah.

“Bazar kuliner Ramadhan ini menjadi wadah yang sangat positif untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Sukabumi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran sekitar 35 pelaku UMKM dalam bazar tersebut menunjukkan tingginya potensi kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk kuliner. Bahkan, selama kegiatan berlangsung, transaksi yang terjadi menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal.

Selain menjadi sarana promosi kuliner, kegiatan ini juga dinilai mampu mendorong partisipasi generasi muda dalam mengembangkan usaha kreatif yang berbasis budaya dan potensi lokal.

“Kegiatan seperti ini juga bisa menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan kreativitas serta mengembangkan potensi usaha di bidang kuliner,” jelasnya.

Yudi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat promosi budaya daerah sekaligus mendukung perkembangan UMKM di Kabupaten Sukabumi.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa memperkenalkan potensi kuliner daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Sukabumi di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait