Sukabumi | Matanusa.net – Semangat berbagi dan kepedulian kembali ditunjukkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung (Dampal Jurig) melalui kegiatan Gebyar 10 Muharam 1448 Hijriah. Organisasi sosial tersebut menyalurkan santunan dan paket sembako kepada ratusan warga kurang mampu di sejumlah wilayah pelosok Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Muharam ini menyasar anak yatim piatu, janda jompo, guru ngaji, serta masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Kampung Nagrak Jambatan Desa Nagrak, Kampung Cicadas Desa Gunung Jaya Kecamatan Cisaat, hingga Kampung Sungapan Desa Kadudampit Kecamatan Kadudampit.
Sebanyak 300 paket santunan berupa amplop dan sembako dibagikan secara bertahap kepada para penerima manfaat. Uniknya, penyaluran bantuan dilakukan dengan sistem door to door, di mana para pengurus dan relawan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan.

Gebyar 10 Muharam LSM Dampal Jurig, Tebar Kepedulian Hingga Pelosok Sukabumi: 300 Anak Yatim, Janda Jompo dan Guru Ngaji Terima Santunan.
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Para relawan juga dapat melihat secara langsung kondisi kehidupan warga yang membutuhkan uluran tangan.
Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.
“Kami ingin terus berada di tengah masyarakat yang membutuhkan. Walaupun bantuan yang kami berikan mungkin tidak besar, setidaknya dapat meringankan beban mereka. Yang terpenting adalah kepedulian dan kebersamaan,” ungkap Irvan Azis.
Selain santunan, LSM Dampal Jurig juga melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi janda lanjut usia dan guru ngaji yang hidup dalam keterbatasan. Program tersebut menjadi bagian dari agenda sosial keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada momentum Muharam.
Menurut Irvan, seluruh kegiatan sosial yang dijalankan LSM Dampal Jurig selama ini terlaksana berkat kekompakan anggota dan dukungan para simpatisan.
“Semua kegiatan ini murni berasal dari kas LSM Dampal Jurig, hasil iuran anggota dan pengurus setiap bulan serta bantuan para simpatisan yang tidak mengikat,” pungkasnya.
Kehadiran LSM Dampal Jurig di berbagai pelosok Sukabumi mendapat apresiasi dari masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat.
Momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai hari istimewa untuk menyantuni anak yatim pun dimanfaatkan LSM Dampal Jurig sebagai sarana menebar kebaikan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan mengusung semangat “Peduli Sesama Tanpa Batas”, LSM Dampal Jurig berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukabumi.





