Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak melalui keterlibatan aktif pada sosialisasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Kegiatan yang digelar di Aula Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Wilayah III Hutan Diklat, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Jampangtengah tersebut diikuti puluhan kepala sekolah dasar dari wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (8/5/2026).
Dalam kegiatan itu, DP3A Kabupaten Sukabumi hadir sebagai narasumber lintas sektoral guna memperkuat pemahaman satuan pendidikan terkait perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.
Kepala Bidang DP3A Kabupaten Sukabumi, Lia Barah, menyampaikan bahwa hadirnya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan sosial yang terus berkembang, terutama pengaruh media sosial terhadap perilaku anak dan interaksi di lingkungan pendidikan.
“Regulasi ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Dunia pendidikan menghadapi tantangan baru yang membutuhkan perhatian bersama, terutama dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan berpihak pada anak,” ujarnya.
DP3A Kabupaten Sukabumi menilai pembentukan budaya sekolah aman dan nyaman harus dilakukan secara menyeluruh melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat.
Selain itu, DP3A juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak, termasuk keberanian untuk melaporkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Peningkatan laporan kasus tidak selalu berarti kondisi semakin buruk, tetapi menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan anak semakin baik. Ini menjadi perkembangan positif yang harus terus diperkuat,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, DP3A Kabupaten Sukabumi berharap seluruh satuan pendidikan mampu membangun sistem pencegahan kekerasan sejak dini, memperkuat komunikasi dengan orang tua, serta menciptakan suasana belajar yang sehat, inklusif, dan penuh empati,” pungkasnya.
DP3A Kabupaten Sukabumi juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan membahagiakan bagi seluruh anak di Kabupaten Sukabumi.





