Dispar Sukabumi Gerak Cepat Benahi TPI Palabuhanratu, Jaga Citra Wisata Tetap Positif

Foto: Dispar Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Viral keluhan wisatawan terkait timbangan dan kualitas ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (10/4/2026). Dalam upaya ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi (Dispar) tampil sebagai motor penggerak pembenahan guna menjaga citra destinasi unggulan daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa peristiwa viral tersebut menjadi titik evaluasi penting bagi sektor pariwisata, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

Menurutnya, Dispar tidak tinggal diam. Berbagai langkah konkret langsung dilakukan dengan menggandeng lintas sektor, mulai dari pengelola TPI, pelaku usaha, hingga unsur terkait lainnya.

“Ini bukan sekadar merespons isu, tapi menjadi momentum untuk berbenah secara menyeluruh agar pelayanan wisata di Palabuhanratu semakin baik,” ujarnya.

Sejumlah upaya yang telah dijalankan di antaranya adalah koordinasi intensif antarinstansi, kegiatan bersih-bersih kawasan TPI, serta penegasan komitmen pedagang melalui pakta integritas. Langkah ini bertujuan memastikan praktik jual beli berjalan transparan, termasuk dalam penggunaan timbangan dan kualitas ikan yang ditawarkan.

Dispar juga mendorong para pedagang untuk menjunjung tinggi kejujuran serta menjaga kebersihan lingkungan, sebagai bagian dari standar pelayanan wisata yang berkelanjutan.

Ali Iskandar menekankan bahwa kepercayaan wisatawan merupakan aset utama dalam pengembangan pariwisata. Oleh karena itu, semua pihak harus berperan aktif dalam menjaganya.

“Kepercayaan wisatawan tidak bisa dibangun secara instan. Harus dijaga melalui pelayanan yang jujur, lingkungan yang bersih, dan kenyamanan yang konsisten,” pungkasnya.

Dengan langkah cepat dan terukur ini, Dispar optimistis citra Palabuhanratu sebagai destinasi wisata andalan di Kabupaten Sukabumi akan semakin kuat. Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat serta pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kualitas layanan, demi keberlanjutan dan kemajuan sektor pariwisata.

Pos terkait