Dppkb Sukabumi Pimpin Langkah Strategis Tekan Stunting Lewat Rakor TPPS 2025

Foto: Dok. Dppkb Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menunjukkan kepemimpinan kuat dalam upaya percepatan penurunan stunting di tahun 2025. Melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar, pada Selasa (29/7/2025) di Hotel Augusta Cicantayan, DPPKB memfasilitasi konsolidasi lintas sektor guna memperkuat langkah bersama mengatasi persoalan stunting.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menyampaikan bahwa rakor ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian penting dari strategi besar daerah dalam menurunkan prevalensi stunting yang masih berada pada angka 20,5% di tahun 2024.

“Tujuan utama rakor ini adalah untuk membahas strategi percepatan penurunan stunting, meningkatkan koordinasi antar TPPS, serta menentukan target realistis yang ingin dicapai di Kabupaten Sukabumi,” jelas Uus dalam laporannya.

Ia menjelaskan, Rakor TPPS 2025 ini melibatkan 150 peserta, dengan 50 orang hadir secara langsung dan 100 mengikuti secara daring. Para peserta terdiri dari unsur perangkat daerah yang tergabung dalam TPPS, para camat, hingga perwakilan desa dari seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Sebagai instansi penggerak utama program penurunan stunting, DPPKB menegaskan pentingnya kolaborasi konkret antar elemen pemerintah dan masyarakat, terutama di tingkat desa.

“Stunting bukan hanya isu kesehatan, tapi juga menyangkut masa depan generasi kita. Karena itu, DPPKB berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak penanganan stunting yang lebih cepat, tepat, dan terukur,” tegas Uus.

Dalam rakor ini, turut dibagikan praktik baik dari lapangan, salah satunya dari Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, yang telah membentuk “Stunting Centre” sebagai pusat edukasi dan aksi penanganan stunting berbasis kader Posyandu. Inisiatif ini diapresiasi sebagai bentuk nyata peran desa dalam mendukung program DPPKB,” pungkasnya.

Dengan komitmen kuat dari DPPKB dan dukungan lintas sektor, Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan dan mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Pos terkait