Bpkad Sukabumi Dukung Sinergi Ekonomi Daerah di PKJB 2025 Bandung

Foto: Dok. Bpkad Kabupaten Sukabumi.

Bandung | Matanusa.net — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Bank Indonesia Jabar menggelar Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dalam rangkaian Sunda Karsa Fest, yang berlangsung pada 17—20 Juli 2025 di Bandung.

Acara pembukaan PKJB 2025 digelar di Trans Convention Centre, Bandung, pada Jumat (18/7/2025), dan dibuka secara resmi oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat. Hadir pada kesempatan itu Bupati Sukabumi H. Asep Japar beserta Ny. Hj. Japar, bersama para pejabat perwakilan Kabupaten Sukabumi.

Dengan mengusung tema “Menjaga Stabilitas Melalui Sinergi Ekosistem Ekonomi Budaya Berbasis Digital”, kegiatan ini menjadi panggung penting bagi daerah untuk menampilkan karya kreatif, memperluas jaringan kerja sama, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya.

Dalam perhelatan tersebut, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi turut mengambil peran penting dalam mendukung kelancaran dan tata kelola keuangan daerah yang berkelanjutan, termasuk pada berbagai kerja sama lintas daerah yang dijalin pada momentum ini.

Sekretaris BPKAD Kabupaten Sukabumi, H. Haerul Imam, SE., MM., menyampaikan bahwa sinergi antar daerah tidak hanya penting di tataran ekonomi kreatif, tetapi juga harus dibarengi dengan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan PKJB ini membuktikan bahwa ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi dan dukungan yang solid. Dari sisi BPKAD, kami berkomitmen untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan baik sebagai fondasi keberlanjutan program-program strategis pemerintah,” tutup Haerul Imam usai mendampingi Bupati Sukabumi di arena PKJB.

Selain pameran kerajinan dan penghargaan bagi pengrajin terbaik, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kerja sama lintas daerah di berbagai bidang untuk memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kreatif, dan stabilitas ekonomi Jawa Barat secara umum.

Pos terkait