Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) berjalan transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Tim Remunerasi BLUD Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, pada Selasa (8/7/2025).
Rakor yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi ini diikuti oleh perangkat daerah terkait dan para pemangku kepentingan. Agenda utamanya adalah membentuk tim remunerasi yang bertugas menyusun mekanisme pengelolaan insentif bagi pejabat pengelola dan pegawai BLUD secara profesional.
Dalam keterangannya, Ir. Toha Wildan Athoilah menyampaikan bahwa BPKAD siap mendukung penuh pembentukan tim remunerasi dengan memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan daerah yang sehat.
“Kami di BPKAD menaruh perhatian besar pada tata kelola keuangan BLUD yang transparan dan akuntabel. Dengan adanya tim remunerasi, diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja pegawai, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Ir. Toha.
Menurutnya, BLUD sebagai salah satu pilar pelayanan publik di bidang kesehatan memerlukan dukungan sistem pengelolaan keuangan yang tepat. Oleh karena itu, BPKAD memastikan setiap skema remunerasi yang disusun tetap berpijak pada aturan perundang-undangan yang berlaku dan mengedepankan keadilan bagi seluruh pihak.
“Pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya bergantung pada sarana prasarana, tetapi juga pada penghargaan yang layak bagi tenaga yang bekerja di dalamnya. Tim remunerasi ini harus bisa menjawab itu dengan tetap menjaga kepatuhan pada regulasi,” pungkasnya.
Ke depan, BPKAD akan terus bersinergi dengan tim yang terbentuk untuk memastikan pengelolaan BLUD mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.





