Dinas Peternakan Sukabumi Ajak Perusahaan Dukung Pemberdayaan Peternak Lewat CSR

Foto: Dok. Disnak Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, mengajak perusahaan-perusahaan di Kabupaten Sukabumi untuk mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSPKBL/CSR) mereka pada sektor peternakan. Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri Rapat Koordinasi Forum TJSPKBL/CSR Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 di PT Amerta Indah Otsuka, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (7/7/2025).

Rakor yang dipimpin Bupati Sukabumi H. Asep Japar ini dihadiri pula oleh anggota DPRD, Forkopimda, pimpinan PT Amerta Indah Otsuka, kepala perangkat daerah, pimpinan perusahaan terkait, serta undangan lainnya.

Menurut drh. Asep Kurnadi, sektor peternakan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik dan mendapat dukungan yang memadai, termasuk dari dunia usaha.

“Kami berharap program CSR perusahaan-perusahaan di Sukabumi dapat menyasar pada penguatan peternak rakyat, seperti bantuan bibit ternak berkualitas, pelatihan manajemen usaha ternak, pembangunan kandang komunal, hingga peningkatan sanitasi lingkungan peternakan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Peternakan siap memfasilitasi perusahaan-perusahaan yang ingin berkontribusi melalui CSR di bidang peternakan agar programnya tepat sasaran, selaras dengan kebutuhan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah.

“Dengan kolaborasi dunia usaha, pemerintah, dan peternak, kita bisa meningkatkan produktivitas peternakan, menjaga ketahanan pangan hewani, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi, TJSPKBL/CSR merupakan wujud tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan yang dapat membantu mempercepat pembangunan di berbagai sektor, termasuk peternakan.

“Kami berharap ke depan semakin banyak perusahaan yang menyalurkan CSR ke sektor peternakan, sehingga dampaknya langsung terasa bagi peternak dan masyarakat luas,” pungkas drh. Asep.

Pos terkait