Nunukan | Matanusa.net – Tiga calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal berhasil diamankan oleh personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad di sekitar patok batas RI-Malaysia Nomor A663, tepatnya di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (28/4/2025).
Penggagalan ini bermula saat Komandan Pos Gabungan Bersama (Gabma) Simanggaris, Letda Arm Toffano Adita Bangun, menginstruksikan Sertu Muhammad Ilham, Pratu Haris, dan Prada Fajar untuk melakukan patroli rutin di jalur tidak resmi (jalur tikus) yang sering dijadikan jalur keluar-masuk ilegal ke Malaysia.
Dalam pelaksanaan patroli, ketiga prajurit tersebut melihat tiga pria yang mencurigakan membawa ransel dan berjalan cepat di sepanjang lereng menuju arah jalur tikus. Setelah dihentikan dan diperiksa, ketiga orang tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen resmi untuk bekerja ke luar negeri. Mereka diketahui bernama Zulkifli (30), Agusran (28), dan Irham (22).

“Tiga CPMI ilegal diamankan oleh prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad di jalur tikus kawasan perbatasan RI-Malaysia, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.”
Menyikapi temuan tersebut, Sertu Muhammad Ilham segera melaporkan kepada Letda Arm Toffano. Ketiganya kemudian diamankan di Pos Gabma Simanggaris untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) guna proses penanganan sesuai prosedur.
Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menegaskan bahwa operasi semacam ini merupakan bagian dari upaya pengamanan perbatasan untuk mencegah praktik perdagangan manusia dan penyelundupan pekerja ilegal. “Kami berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan, terutama di jalur-jalur rawan penyusupan,” ujarnya.
Keberhasilan ini mencerminkan kesigapan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam menjaga keamanan nasional serta melindungi warga negara dari bahaya eksploitasi tenaga kerja ilegal. (Armed 11).