Matanusa, Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kembali mencetak prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2024, Sukabumi menerima penghargaan sebagai kota dan kabupaten terbaik dalam implementasi Program Sekolah Perempuan, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat.
Menurut Dece Nurhardiansyah, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DP3A Kabupaten Sukabumi, program Sekolah Perempuan dikembangkan melalui inisiatif bernama Perahu Kertas (Perempuan Hebat untuk Keluarga Berkualitas). Program ini bertujuan memberdayakan perempuan untuk meningkatkan ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
“Program ini melibatkan perempuan dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan kepala keluarga (PeKKA), mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta korban kekerasan dan diskriminasi. Konsepnya adalah Sekolah Informasi, di mana fasilitator dilatih untuk membimbing kelompok perempuan di setiap kecamatan,” jelas Dece, pada Jumat (17/01).
Setiap kecamatan melibatkan 10 fasilitator yang bertugas membina minimal 10 perempuan sebagai agen perubahan di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kesetaraan gender. Pembelajaran mencakup berbagai tema, seperti pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan stunting, gizi berimbang, parenting, hingga pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Output dari program ini adalah peningkatan pemahaman dan realisasi dari empat tema utama. Kabupaten Sukabumi menjadi terbaik karena jumlah peserta dan pemberdayaannya lebih masif dibandingkan wilayah lain,” tambah Dece.
Prestasi ini menempatkan Kabupaten Sukabumi sebagai penerima penghargaan Sekolah Perempuan Jawa Barat dua tahun berturut-turut. “Semoga program pemberdayaan perempuan ini terus berkembang dan perempuan Sukabumi dapat semakin berperan dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan sehat,” tutupnya.





