Sukabumi |Matanusa.net – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan melalui inovasi LENTERA PANGAN (Literasi Ketahanan dan Edukasi Pangan). Program yang diperkenalkan, pada Senin (3/8/2026) ini menjadi langkah strategis untuk membangun budaya konsumsi pangan yang sehat, aman, bergizi, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, S.PB., MARS, mengatakan bahwa inovasi LENTERA PANGAN hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan keluarga.
“Program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar mampu mewujudkan keluarga yang mandiri pangan serta memiliki pola konsumsi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Menurut dr. Gatot, LENTERA PANGAN memiliki empat pilar utama yang menjadi fokus pelaksanaan program. Pertama, Diversifikasi dan Pangan Lokal, yaitu mengajak masyarakat mengenal, mencintai, dan mengonsumsi pangan lokal sebagai sumber gizi yang sehat sekaligus mendukung produk lokal.
Pilar kedua adalah Keamanan Pangan, yang menekankan pentingnya mengonsumsi pangan yang bersih, aman, dan layak dengan menghindari cemaran fisik, kimia, maupun biologis yang dapat membahayakan kesehatan.
Selanjutnya, pilar ketiga yakni Stop Boros Pangan, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan belanja, membeli sesuai kebutuhan, menyimpan bahan pangan dengan benar, memasak secukupnya, serta memanfaatkan sisa makanan agar tidak terbuang sia-sia.
Sementara pilar keempat adalah Pemanfaatan Pekarangan, yang mendorong masyarakat memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam sayuran, buah, tanaman rempah, hingga beternak skala rumah tangga sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
“Melalui empat pilar tersebut, kami berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi semakin sadar bahwa ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Langkah sederhana seperti memanfaatkan pekarangan, memilih pangan lokal, hingga mengurangi pemborosan makanan akan memberikan dampak besar bagi kesehatan, ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi optimistis inovasi LENTERA PANGAN dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, sekolah, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat luas dalam membangun ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi, LENTERA PANGAN diharapkan mampu menciptakan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi di masa mendatang,” pungkasnnya.





