Sukabumi | Matanusa.net – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menghadiri pembukaan Turnamen Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (25/7/2026). Kehadiran Wabup menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menyukseskan ajang olahraga berskala nasional.
Turnamen pramusim bergengsi tersebut resmi bergulir mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dan menjadi salah satu agenda sepak bola nasional yang paling dinantikan masyarakat. Ribuan suporter dari berbagai daerah memadati Stadion Si Jalak Harupat untuk menyaksikan seremoni pembukaan yang berlangsung meriah.
Pada laga pembuka Grup A, penonton disuguhkan pertandingan antara DPMM FC melawan Tampines Rovers, yang kemudian dilanjutkan dengan laga penuh gengsi antara Persib Bandung menghadapi Arema FC. Atmosfer pertandingan semakin semarak dengan antusiasme tinggi para pencinta sepak bola yang hadir langsung di stadion.
Kehadiran H. Andreas dalam pembukaan Piala Presiden 2026 menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap upaya pembinaan olahraga prestasi di Indonesia. Menurutnya, ajang seperti Piala Presiden bukan hanya menjadi wadah kompetisi bagi klub-klub sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan, sportivitas, dan semangat kebangsaan.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, penyelenggaraan Piala Presiden 2026 juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata. Kehadiran ribuan penonton diyakini dapat menggerakkan aktivitas pelaku usaha, mulai dari sektor kuliner, perhotelan, transportasi hingga UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, diharapkan semangat membangun olahraga Indonesia terus tumbuh, sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta sepak bola yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun menyatakan siap terus mendukung berbagai agenda olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.





