Jakarta | Matanusa.net — Semangat hidup sehat terus didorong menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan senam kreasi yang tidak hanya mengedepankan aktivitas fisik, tetapi juga kreativitas dan kekayaan budaya daerah.
Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Tri Tito Karnavian, membuka Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 di GOR Soemantri, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-59 Perwosi dan digelar melalui kerja sama Perwosi dengan TP PKK Pusat. Sebanyak 26 peserta dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang tersebut.
Dalam kegiatan itu, peserta menampilkan beragam kreasi senam dengan memadukan gerakan olahraga dan unsur budaya dari daerah masing-masing. Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa olahraga dapat dikemas secara kreatif dan menyenangkan.
Tri Tito Karnavian mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti proses panjang sebelum tampil di tingkat nasional. Mulai dari menyusun konsep, menjalani latihan, hingga mempersiapkan kostum dan berbagai kebutuhan lainnya.
Menurutnya, keberhasilan mengikuti kompetisi nasional tidak semata-mata diukur dari perolehan juara. Proses, kerja keras, serta keberanian untuk tampil juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
“Untuk hadir di dalam ruangan ini sebetulnya kalian sudah juara. Karena kalian sudah melewati perjuangan mulai dari mempersiapkan konsep, berlatih, dan yang pasti segala upaya untuk bisa hadir,” ujar Tri.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti lomba dapat dibawa kembali ke daerah masing-masing dan dikembangkan menjadi kegiatan olahraga yang rutin.
Tri juga menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai kebiasaan dalam keluarga. Dengan demikian, aktivitas fisik tidak hanya dilakukan dalam kegiatan perlombaan, tetapi menjadi bagian dari pola hidup masyarakat.
“Olahraga menjadi salah satu wadah bagi keluarga untuk menciptakan generasi-generasi yang bisa kita andalkan di masa yang akan datang, khususnya Indonesia Emas 2045,” paparnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus berkembang di berbagai daerah sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas olahraga.
“Mudah-mudahan acara ini bisa berlangsung baik dan nanti kembali ke tempat masing-masing menjadi terus dilanjutkan. Tidak hanya sampai di sini, ini agar menjadi kegiatan yang rutin memasyarakatkan olahraga dan membuat masyarakat menjadi sehat,” pungkas Tri.
Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 pun menjadi ruang bagi peserta untuk berolahraga sekaligus memperkenalkan kreativitas dan keberagaman budaya daerah melalui gerakan senam.